Blog Archive

Popular Posts

technology-services>

megasahabat.COM

SahabatQQ Agen DominoQQ dan Poker Online Aman dan Terpercaya.

Untitled-1

megasahabat.COM

SahabatQQ Agen DominoQQ dan Poker Online Aman dan Terpercaya.

NEW10>

megasahabat.COM

SahabatQQ Agen DominoQQ dan Poker Online Aman dan Terpercaya.

Untitled-3

megasahabat.COM

SahabatQQ Agen DominoQQ dan Poker Online Aman dan Terpercaya.

3

megasahabat.COM

SahabatQQ Agen DominoQQ dan Poker Online Aman dan Terpercaya.

Showing posts with label BandarQ. Show all posts
Showing posts with label BandarQ. Show all posts

Friday, November 22, 2019

Montoknya Susu Yuli

SahabatQQ - Pengalaman pertamaku berselingkuh membuat pikiranku tidak tenang ditambah lagi kenekataku mengeluarkan sprema di memek yuli. Aku sangat takut dia hamil, Dan jika itu terjadi. Untuk menghilangkan rasa curiga kepada istriku aku bercinta dengan istriku. Aku selalu membayangkan tubuh montoknya yuli pada saat bercinta dengan istriku

Montoknya Susu Yuli


Esok harinya aku telepon Yuli dan menyampaikan kekawatiranku. Jawaban Yuli cukup menenangkan pikiranku. Mas pikir aku sudah gila apa, kemarin itu pas masa aku ndak subur mas, jadi aku mau pejuh mas nyemprot di anuku. Aku juga tidak mau suami dan keluargaku tau apa yang terjadi. Sungguh itu pengalamanku pertama. Obrolan kami lanjutkan dengan nada penyesalan, mengapa perselingkuhan itu harus terjadi. Tapi aku dan Yuli tidak berani berjanji perselingkuhan itu tak akan terulang lagi.

Seminggu kemudian, Yuli sms, menanyakan aku sibuk atau tidak. Aku jawab, Untuk kamu segala kesibukan bisa aku tinggal.Kemudian dia ngajak ketemuan di salah satu cafe di mall terbesar di kotaku. Katanya ada yang ingin dia obrolkan.

Langsung aja aku meluncur dengan Jazz kesayangan ke mall itu. Sesampai di mall, aku memarkir mobil, dan langsung menuju cafe. Di sana aku lihat Yuli sedang duduk membaca majalah.
Cantik sekali kau siang ini Yul, kataku mengagetkannya.
Hai, apa kabar, mas Alex ini datang mengagetkan, pakai muji-muji segala, jawabnya diiringi senyum manis.

Aku duduk di sampingnya, memesan cafelatte. Aku langsung tanya, Katanya ada yang mau diobrolin, soal apa sih

Wajah Yuli yang semula cerah, berubah menjadi sendu, tampak ada beban berat yang sedang dipikulnya. Terus dia cerita habis berantem sama mertuanya, karena ia dianggap boros dalam membelanjakan gaji suaminya.

Aku titipkan anakku ke kakak iparku, aku mau cari ketenangan, karena itu aku telepon mas Alex. Aku malas di rumah dalam kondisi mertua masih uring-uringan.
Ya udah, sekarang kita mau kemana tanyaku.
Terserah mas Alex aja, yang penting sebelum jam 7 malam aku sudah di rumah.

Otakku berpikir cepat, lalu aku ajak dia jalan-jalan ke tempat wisata pegunungan yang sejuk yang letaknya tak jauh dari kotaku. Di tempat itu aku punya villa. Dia setuju, setelah membayar minuman, kami langsung berjalan menuju parkiran, dan tancap gas menuju kawasan wisata itu.

Di perjalanan kami saling berpegangan tangan, dan bercanda. Tapi sebenarnya aku berpikir keras gimana caranya menyuruh keluar Pak Arman penunggu Villa. Tidak mungkin aku membawa perempuan lain ke vilaku, pasti nanti pak Arman akan bicara sama istriSampai di Taman Sari, sebut saja begitu nama tempat wisata itu, aku putar-putar sebentar mencari penginapan yang cocok, yang jauh dari vilaku. Dan pilihanku jatuh pada vila Lily, tempatnya asyik, dan aku pilih kamar yang di belakang, agak tersembunyi dengan parkir mobil di bawah, dan kamar di atas.

Begitu masuk ke dalam kamar, pintu tidak aku kunci karena penunggu penginapan pasti akan datang lagi mengantarkan minuman yang kami pesan dan perlengkapan mandi. Begitu pintu aku tutup, tanpa dikomando, aku dan Yuli berpelukan rapat, bibir kami saling pagut. Erat sekali pelukan kami, sampai hampir sesak nafas, seperti sepasang kekasih yang sudah lama sekali tak bertemu. Aku kangen banget sama mas Alex katanya dengan nafas memburu.

Aku juga kangen sama kamu Yulaku ingin kamu bersamaku selamanya kataku juga dengan nafas terputus-putus.
Kita menikah aja yukkk, pintanya.
Aku mau tapi apa mungkin jawabku.

Sepuluh menit kami berciuman, tubuh yang berpelukan berjalan kecil, berputar-putar seperti penari salsa. Pelukan dan ciuman kami harus berhenti waktu pintu diketuk dari luar. Yuli segera duduk di sofa sambil merapikan pakaiannya yang agak kusut. Kubuka pintu kamar, dan kubiarkan penunggu penginapan meletakkan 2 cangkir teh ke meja, dan meletakkan handuk serta sabun di tempat tidur. Waktu penunggu penginapan pamit, kuselipkan uang 50 ribu ke tangannya sambil mengucapkan terima kasih. Si penunggu senang sekali mendapat tips dariku. Begitu sang penunggu keluar, pintu kamar langsung aku kunci.

Aku duduk di sofa, di samping Yuli. Mumpung masih hangat, diminum yuk, kataku. Dan Yuli langsung mengambil cangkir teh hangat itu, meneguk isinya. Kuperhatikan caranya minum, sexy sekali bibirnya. Aku lihat begitu, Yuli tersenyum, senyu yang manis, yang membuat nafsuku menggelegak. Kurapatkan tubuhku ke tubuh Yuli. Saat dia meneguk tehnya lagi, segera ku tarik tangannya, dan kucium bibirnya yang masih penuh dengan air teh. Akibat terkaman bibirku itu, teh yang ada dimulut Yuli sedikit tumpah keluar, dan sebagian masuk ke mulutku. Kubuka mulutnya dengan lidahku, sampai air teh itu berpindah semua ke mulutku. Kemudian teh yang dimulutku kembali kudorong ke mulut Yuli, begitu bergantian. hmmmm ciuman yang asyik, yang pernah aku impikan tapi baru sekali ini bisa aku lakukan.ku. Akhirnya aku putuskan untuk check in di salah satu penginapan.

Setelah beberapa kali tukar air teh yang bercampur air liur kami berdua, akhirnya teh dimulut kami habis. Kini aku yang minum teh dengan porsi yang lebih banyak, kami berciuman lagi, saling dorong air teh ke mulut kami masing-masing. Tak ada desahan yang keluar, karena mulut kami dipenuhi minuman. Setelah teh kedua itu habis dari mulut kamu, Yuli menarik bibirnya.

Gila. darimana mas Alex dapat ide ciuman model begitu, enak banget mas, asyik, katanya ngos-ngosan. Memang ciuman model seperti itu membuat nafas kita ngos-ngosan karena harus menjaga minuman agar tidak banyak yang tumpah dari mulut.
Aku sering berkahyal melakukan persetubuhan denga berbagai cara, yang romantis dan lembut, termasuk cara berciuman tadi. Jawabku.

Kemudian aku berdiri dan kuraih tangannya, kami berdiri berhadapan, merapatkan tubuh kami, dan kembali berciuman. Fantasi apa lagi yang mau kamu terapkan mas tanya Yuli penasaran.
Tanpa menjawab pertanyaannya, kudorong tubuhnya ke meja rias yang cerminnya besar. Di depan meja rias itu, tubuhku menghadap ke cermin dan tubuh Yuli membelakanginya. Aku ingin kita menari, dan tarian kita bisa kita lihat di cermin, kataku sambil melepas baju dan celananya. Yuli memahami maksudku, dia juga melepas baju dan celanaku, termasuk celana dalamku. Kami telanjang bulat di muka cermin. Kontolku yang sudah tegang menempel di perut Yuli, dan buah pelernya menempel di jembinya yang tertata rapi. Ada sensasi luar biasa saat buah pelerku kegesek-gesek bulu kemaluannya. Dari cermin kulihat pantat montok Yuli, oughhhhh pantat itu betul-betul membangkitkan nafsuku.
Kuraih bibir Yuli, kuciumi dengan lembut dan ia membalas dengan cara yang sama, sedang tanganku meremas dan meembelai pantat Yuli, sesekali tanganku meraba punggunnya. Tangan Yuli juga meraba pantatku, sesekali rabaannya menjangkau buah pelerku. Sambil berpelukan, berciuman, saling raba, tubuh kami bergerak ke kiri dan kanan. Sesekali kami berputar, sehingga Yuli ganti yang melihat tubuhku di cermin.
Perut Yuli sudah mulai basah dengan precumku yang terus menetes, dan gesekan-gesekannya membuatku kontolku berdenyut-denyut. Dan tanganku mulai bergerilya, membelah pantat Yuli, mengikuti lekuk-lekuknya sampai ke lubang anus, dan terus turun ke memeknya. Kurasakan memeknya sudah basah. Toketnya yang gedhe, dan pentilnya yang mengeras semakin membuat denyut di kontolku tambah keras. Tubuh kami mulai berkeringat, dan keringat itu semakin membuat nikmat, karena kontolku bisa lebih leluasa bergerak di tubuh Yuli.

Setelah beberapa menit berciuman, masih dengan berpelukan, kubimbing tubuh Yuli ke tempat tidur. Kubaringkan tubuhnya di tempat tidur. Karena posisi pelukan, maka tubuhku menindih tubuhnya. Tanganku beralih ke depan, meremas toketnya, dan memelintir putingnya. Sedang mulutku mengulum toket yang satunya. Kumainkan lidahku di pentilnya, sesekali menjilati seluruh arena toketnya yang membuat Yuli geli keenakan. Yuli cuma bisa mendesah dan menjambak-jambak rambutku
Serbuan bibirku terus turun, dari toket ke perut, sedang kedua tanganku meremas-remas toketnya. Akhhh masssshhh, ennnnaaakkkk massssshhhh oughhhhhhhh terusssssinn, racaunya. Kulirik matanya sayu, tanda sudah horny berat. Tapi aku masih ingin berlama-lama memainkan tubuh Yuli yang kenyal, putih dan menggairahkan ini.

Kini bibirku bermain di pahanya, kuciumi pahanya bergantian, kiri dan kanan. Kujilati lipatan di pahanya sampai selangkangannya. Terus jilatanku turun ke betis. Tanganku kini bermain mengelus-elus bulu jembinya. Yuli semakin kelenjotan mendapat perlakuan seperti itu. Kemudian jilatanku naik lagi ke atas, tanganku merentangkan paha Yuli, hingga mekinya yang merah dan basah terkuak.

Kumainkan lidahku diclitnya. Yuli menjerit kecil, Owhhhh enak sayanggggg terusiiiiinn Jeritannya semakin membuatku bergairah. Semakin liar lidahku menari-nari di memeknya. Kusapu seluruh memeknya dengan lidahku, kugigit-gigit kecil clit nya. Yuli semakin membuka lebar pahanya. Dan memberi kesempatan tanganku untuk meremas-remas toketnya. Keringatnya semakin deras, cahaya neon membuat tubuhnya yang putih semakin bersinar. Dia semakin keras menggelinjang ke kanan dan ke kiri. Tangannya menekan kepalaku untuk semakin rapat di memeknya. Dan kali ini jilatanku bukan cuma di memek, tapi juga menyentuh lubang anusnya.

Massshhhhhh aaakuuuu mooooooooo keluuuuarrrrr, desah Yuli. Mendengar desahan itu, langsung saja kutusukkan lidahku ke dalam memeknya. Pantat Yuli terjingkat ke atas, dan dalam waktu yang bersamaan keluar lendir kenikmatan dari memeknya membasahi lidahku. Yuli semakin keras menjambak rambutku, dan tubuhnya menegang, pahanya menjepit kepalaku. Kubiarkan beberapa saat lidahku di dalam memek Yuli, sampai lendir kenikmatan itu habis kutelan. KlikDisini :

Beberapa waktu kemudian, tubuh Yuli semakin lemas, jepitan pahanya di kepalaku sudah mengendur. Aku langsung bangun, dan tidur di sisi Yuli. Yuli segera menciumiku dengan ganas. Makasih sayanggggg, permainkan kamu buat aku ketagihan, katanya sambil mengalihkan ciuman dari bibir ke keningku.
Buat kamu, aku mau melakukan apa saja Yul, karena aku senang, jawabku.
Mas, aku mau mandi dulu ya, ndak enak nih basah dan bau keringat begini.
Ya, mandilah dulu, biar harum badan kamu. Aku juga mau ke mobil sebentar, jawabku.

Dengan tetap telanjang, Yuli melangkah ke kamar mandi yang memang tersedia di dalam kamar. Dia mandi tanpa mengunci pintu kamar mandi, sehingga aku bisa melihat tubuhnya yang semakin bercahaya karena terkena air. Aku segera pakai pakaianku, dan melangkah ke mobil.

Seluruh keluargaku selalu minum madu setiap pagi dan menjelang tidur. Karena itu, di mobil selalu ada persediaan madu, karena sering dalam perjalanan jauh kami kesulitan mencari madu. Kuambil botol madu dan kubawa ke kamar. Di kamar kulihat Yuli sudah selesai mandi, dan dia duduk di sofa, handuk melilit di tubuhnya, tapi pundak dan pahanya tetap kelihatan. Raut kelelahan sudah tak tampak lagi, wajahnya benar-benar segar.
Ngapain sih mas ke mobil tanya Yuli penasaran.
Ini ngambil madu, jawabku sambil menunjukkan botol madu.
Buat apa tanyanya penasaran.

Aku tak menjawab pertanyaannya, hanya kuraih tangannya, dan kugandeng ia ke tempat tidur. Yuli telentang di tempat tidur, dan kulepas handuk yang basah itu dari tubuhnya. Aku juga melepas seluruh pakaianku. Kembali kami telanjang berdua. Kubuka botol madu, kuteguk sedikit isinya. Lalu kulumat bibir Yuli. Rupanya Yuli baru sadar fungsi madu itu, dan ia juga semakin gairah memagut bibirku yang manis karena madu. Sambil berciuman, kuteteskan madu ke toket Yuli. Kulihat mata Yuli membelalak waktu kuteteskan madu ke toketnya, ia seperti bertanya untuk apa madu itu. Botol madu yang di tangan kuletakkan di ujung ranjang, biar tidak tumpah.

Bibirku melepaskan ciuman Yuli, lalu turun ke bawah menjelajahi toketnya yang penuh dengan madu. Kuhisap-hisap toketnya yang manis. Yuli menjerit kesakitan karena isapanku, tapi mulutnya mengatakan sebaliknya. Yahhhhh isep terrrrruuusss massshhh, saaakkkit tapiii eeenakk.

Secara bergantian kuhisap toket Yuli dengan mulutku. Dan satu jari tanganku kuoleskan pada madu yang meleleh di toket Yuli, lalu jari itu aku masukan ke dalam mulut Yuli. Yuli seperti anak kecil dapat permen manis, asyik menghisap jariku.

Karena madu di toket Yuli sudah habis, dan rasa manisnya sudah hilang, kuraih lagi botol madu dengan maksud untuk kululuri tubuhnya dengan madu. Tapi kali ini Yuli merebut botol madu itu. Aku tidak tahu apa yang dia lakukan. Yuli mendorong tubuhku, sehinga kini aku yang telentang di kasur, dengan kaki menjuntai ke bawah. Lalu yuli menuangan sedikit madu kontolku. Dingin-dingin basah rasa kontolku. Kemudian Yuli langsung menjilati kontolku yang berleleran madu. Separuh batang kontolku masuk ke dalam mulutnya, dan Yuli memaju mundurkan kepalanya menghsap kontolku. Kini giliran aku yang kelenjotan. Yuli meletakkan botol madu ke lantai, sambil mulutnya sibuk menyedot kontolku. Ouhhggggg aahhhhssssstt teruuuuuusss YYYYYuuulll, cuma itu yang keluar dari mulutku. Karena nggak kuat mendapat serangan dahsyat itu, aku langsung berdiri, dan dengan sedikit kasar mengangkat tubuh Yuli untuk kurebahkan di kasur.

Pahanya kuangkat tinggi-tinggi, hingga mekinya menyembul dan batang kontolku yang sudah tegang, langsung masuk ke memeknya yang basah. Memek Yuli masih tetap peret seperti minggu lalu. Pelan-pelan kudorong penisku masuk ke memeknya. Kaki Yuli bersandar di pundakku. Kugenjot terus pelan-pelan sampai masuk semua kontolku ke memeknya. Yuli mendesah keenakan. Desah kami memenuhi ruangan kamar.

Sambil kulihat kontolku yang masuk keluar ke memek Yuli, tanganku meremas paha Yuli. Sedang tangan yuli Cuma bisa meremas-remas kasur. kontooooolmu enaakkkk masssshhh, aku sukaaaaracau Yuli.
ughhhh iya sayyyyyangg, memekkku juga enakkkk.Kami terus berpacu mengejar puncak. Sepuluh menit kemudian aku merasa ada cairan yang mulai mendesak kontolku. Yuuullll aku mau keluarrrr, aku keluarin dimanahhhh
Di memeku ajjjjjjah mashhhh, akkkkuuu juggga mau kerrrruuuuuuarrr.

Kubenamkan seluruh batang kontolku ke memek Yuli. Crot-crot crot pejuhku keras menyembur membasahi memek Yuli, sebelum ia sempat melanjutkan omongannya. Sodokan kontolku dan semprotan pejuhku juga mempengaruhi memek Yuli, hampir bersamaan memek Yuli juga mengalirkan lahar kenikmatan.

Pelan-pelan kuturunkan paha Yuli dari pundakku. Dan tubuhku rebah menindih tubuh Yuli. Terima kasih sayang, kamu luar biasa, kataku. Yuli tidak menjawab, hanya mencium bibirku, dan dari sudut matanya ada titik air bening.

Aku tak ingin merusak suasana dengan menanyakan mengapa ia menangis. Kubiarkan saja. Setelah itu kami mandi, dan mengulangi persetubuhan di kamar mandi. Jam 6 petang aku meluncur kembali ke kotaku, mengantar Yuli ke rumahnya.
Lebih dari lima kali kami melakukan perselingkuhan itu. Dan yang paling berkesan adalah perselingkuhan yang kami lakukan di vila

Wednesday, November 20, 2019

Selingkuh Karena Hasratku Tak Terpuaskan

SahabatQQ - Saya menikah pada usia 22 tahun. Saya terpaksa harus menikah dengan laki laki playboy karena ayahku yang terlilit utang sana sini. Sejak menikah saya tidak pernah merasakan apa yang disebut nikmat sesual.
Selingkuh Karena Hasratku Tak Terpuaskan\


Bahkan, teman-teman mengatakan, malam pertama malam yang paling indah. Seperti untuk saya, malam pertama adalah malam neraka !!!. Rupanya, Burhan, suami saya menderita diabetes (kadar gula darah tinggi yg), yang sangat parah, cukup untuk mengganggu kejantanannya di tempat tidur. Selama lima tahun menikah, selama yang aku digaulinya hanya membelai, mencium, dan mengklik belaian, sisanya hanya keluhan hanya kekecewaan. Burhan sering merangsang dirinya dengan bermain film porno yang telah kita lihat baik sebelum aktivitas seksual. Tapi apa yang terjadi ? Burhan masih lesu, tidak mampu merangsang penisnya untuk mendapatkan ereksi, tetapi saya sangat sangat gembira, konyol. Saya mendapat pelajaran seksual dari film-film yang diputar Burhan. Saya sering melamun, aku kacau seorang pria jantan. Saya sering masturbasi ringan untuk melampiaskan hasrat seksual saya, dengan berbagai cara yang saya dapatkan dari fantasi imajiner saya.

Suatu hari, Burhan harus terbaring di rumah sakit karena penyakitnya. Selama hampir satu bulan dia dirawat di rumah sakit, saya semakin merasa kesepian selama yang sama. Suatu hari aku harus pergi membayar untuk kesehatan di apotek besar, dan harus antre lama. Selama aku berdiri di baris setelah jenuh. Tiba-tiba aku ingin keluar dari apotek dan mencari suasana segar. Aku pergi ke sebuah Mall dan makan dan minum restoran disebuah. Aku duduk di sana sendirian disebuah sudut. Karena restoran ini begitu penuh sesak itu, jadi aku tempat kembali dan sudut. Setelah beberapa saat aku makan, ada seorang anak muda yang tampan meminta izin untuk duduk di depan saya.
Karena itu mungkin hanya bangku yang satu-satunya yang tersisa. Dia pernah ramah dan sopan, tersenyum. Singkat cerita, kami bertemu, dan chatting-chatting, hingga waktu, ia membuka identitasnya. Dia masih bujang, orang tua tinggal di luar negeri. Di Jakarta dia tinggal bersama adiknya yang masih di SMA. Hampir satu jam kami berbicara. Dalam waktu percakapan, saya memberinya kartu saya lengkap dengan nomor telepon. Nama orang adalah Ronald, tubuh kekar tinggi, kulitnya kecokelatan, macho tampaknya. Sebelum kami berpisah, kami berjabat tangan dan berjanji satu sama menelpo lain nanti. Ketika berjabat tangan, Ronald menggenggap jari selama ia tampak jauh ke dalam mata saya disertai dengan senyum manis penuh arti. Aku menjawab, tidak ada senyum kurang manis. Kemudian kami berpisah untuk kembali kekesibukan masing-masing. Dalam perjalanan pulang, aku tersesat tiga kali
Ketika saya mengendarai mobil, pikiran saya tetap selalu ke anak muda? Mengapa hanya untuk jalan kembali ke daerah perumahan saya menyimpang pula untuk Ciputat, lalu kembali pula untuk memblokir M lagi, kemudian melanjutkan jalan saat bermimpi, eh ? saya sudah wilayah ..kok Thamrin. Sial benar !!! Tapi Ok Anda tahu ?! Sudah satu minggu pengantar usia ke Ronald, setiap hari aku merasa rindu dengan dia. Burhan suamiku masih terbaring di rumah sakit, tapi tugas untuk mengurus Burhan tak pernah absen. Saya memberanikan diri untuk memanggil Ronald untuk HP. Saya mengatakan bahwa saya kanget benar-benar dengan dia, sehingga dia, hanya merindukan juga dengan saya. Kami janji dan tempat pertemuan dari pertemuan pertama kami. Ronald mengajak saya untuk berjalan, saya menolak, takut melihat orang yang akrab dengan saya. Akhirnya kami sepakat untuk ngobrol di tempat yang aman dan tenang, yaitu; ?Hotel?. Ronald membawa saya ke sebuah hotel bintang lima. Kami pergi dengan mobilnya. Sementara saya memarkir mobil saya di Mall, demi keamanan privasi. Di hotel kami mendapat kamat di lantai VII, tenang memang, tapi ada keheningan, tenang, dan romantis. ?Anda sering datang ke sini?? Aku bertanya, ia menggeleng dan tersenyum. ?Hanya saja kali ini Tante? sambungnya. ?Jangan panggil aku Bibi terus dong ?!? aku memohon.

Sekali lagi ia tersenyum. ?Baik Yulia? katanya. Kami saling memandang, kami masih berdiri berhadapan di depan jendela kamar hotel. Kami saling menatap, tidak sepatahpun tidak ada kata-kata keluar. Jantungku berdebar lebih, logika saya benar-benar mati, dan saya merasa lebih tak karuan, campuran antara senang, emosi, lezat, romantis, takut, ah ? ..macam-macamlah !!!. Tiba-tiba, karena alasan apapun, kita secara bersamaan saling berpelukan, berpelukan erat. Aku membenamkan kepalaku di dadanya Ronald, semakin erat aku memeluk. lengan melingkar di pinggangnya. Kami masih diam. Segera saya menangis tanpa diketahui Ronald, air mata hangat membasahi dadanya. ?Kamu menangis Yulia?? Tanyanya. Aku terdiam, isak tangis semakin serius. ?Kanapa?? Dia bertanya lagi. Ronals lembut mengusap air mataku. ?Anda menyesal Yulia sini?? Tanya Ronald lagi. Sekali lagi saya diam. Akhirnya Aku menggeleng. Dia membawa saya ke tempat tidur. Saya berbarin di tepi tempat tidur. Ronald duduk di sampingku, mengelus rambutku. Yah ? .rasanya selangit benar-benar !.


Aku menarik tangan Ronald memelukku, dia patuh. Aku memeluknya erat-erat, lalu dia mencium keningku. Tampaknya dia mencintai saya. Demikian mencium pipiku. gairah seks saya lebih berapi-api, mengetahui selama ini saya hanya bisa menonton dan menonton hanya disebut ?penis? semnatar saya tidak pernah merasa sukacita. Ronald membuka kancing kemejanya satu nya per satu. Aku menarik tangannya untuk memberi tanda agat ia membuka kancing busananku satu per satu. Dia memenuhi. Semakin ia membuka kancing busanaku lebih terangsang saya. Dalam sekejap aku sudah telanjang total! Ronal melihat putih mulus saya, tak henti-hentinya dia memuji dan menggelengkan kepalanya tanda kekaguman. Kemudian dalam sekejap ia juga telah menjadi telanjang. Aduh ?? jantan dia. Big penis dan ereksi keras tampaknya. napas saya semakin tidak teratur lagi.
Ronald membelai payudara saya, maka ?? tersedot. Oh ? ..nikmat dan aku terangsang sekali. Dia mencium dadaku, leherku. Aku tidak kurang kreatif, ku ku ditahan dan membelai penisnya Ronald. Aku membayangkan semua adegan yang pernah saya lihat di film-film porno. Aku merunduk tanpa sadar, dan menghisap penisnya Ronald. Gaya saya masih kaku, tapi oke untuk pemula. Dia menggelaih setiap kepala kujilati penisnya. jari Ronald mengelus pangkal pahanya, memekku bulu di belaian, sesekali manarik-menariknya. Lebih terangsang saya. Karuan sudah vagina basah, seks disebabkan oleh emosi meluap.

Aku lupa segalanya. Akhirnya, kami berdua mengambil posisi di tengah-tengah tempat tidur. Saya berbarimng dan selangkangan terbuka, posisi siap, siap untuk ditumbuk. Ronald memasukkan penisnya ke dalam vaginanku, oh ? sakit .kok, nyeri? Aku tidak mengatakan apa-apa, tapi semakin nikmat. Dia terus gemetar, saya kadang-kadang meladeninya. Sampai ? .cret ? cret ? cret ? Ronald tumpah air mani muncrat di dalam vagina saya. Sebenarnya, aku suka dia, saya pikir ada keluar dari vagina saya, tapi saya pertama kali, bahkan dua kali aku keluar. Benar-benar, setelah kami keluar dari tempat tidur, kita melihat noda darah segar lembar putih itu. Aku masih perawan !!! Ronald bingung, aku bingung. Akhirnya aku ingat, dan saya menjelaskan bahwa selama aku menikah, aku belum pernah kacau suami saya, karena dia impoten karena diabetes penyakit. ?Jadi Anda masih perawan ?!? Dia bertanya, terkejut. Saya jelaskan lagi, dan dia memelukku sayang dan kasih sayang dalam semua. Kami masih telanjang, berpelukan, tubuh kita menempel satu sama lain. Aku mencium bibirnya, tanda cinta saya tetap. Ini kegadisanku seharusnya milik suami saya, mengapa harus Ronald mendapatkannya? Ah ? .bodo begitu! Saya juga bingung! Itu hampir satu hari kami berada di kamar hotel, tiga kali aku berhubungan seks dengan anak muda ini

Tidak semua gaya bisa saya berlatih di dalam ruangan. Aku belum mengalami! Tampaknya ia juga selalu tahan lama !! Tapi lumayan untuk seorang pemula. Setelah makan siang, kami Tudur tertidur saat chatting, posisi masig dengan busana seadanya. Menjelang sore aku bergegas ke kamar mandi. tubuh membrsihkan. Ronald juga mengambil mandi. Kami mandi bersama-sama, trkadang saling berpelukan, saling mencium, tertawa, bahkan sedikit lelucon dengan membelai penisnya. Dia tidak kalah kreatif, bermain puting saya, saya terangsang ?? dan ?? oh, ? .we melakukannya lagi dalam posisi berdiri. Tubuh kita masih basah dan penuh sabun. Oh sukacita, saya bersanggama telanjang basah di kamar mandi. Ronal adalah hubungan seksual yang lama sedikit, mengetahui berapa banyak putaran dia malakukannya,. sekarang dia tampak tampak sedikit kerja keras. Dirangsangnya saya, mencium bagian luar vagina, dijilatinya tepi, dalam, dan oh ? .aku menggeliat kenikmatan.
Saya juga tidak ingin kehilangan bisnis, kocok-kocok penis saya yang sudah tegang Ronald membesar, saya sisipkan di tengah-tengah kedua payudara, saya bermain dengan kedua tetekku adegan meniru di VCD blue film. Saya tidak pernah berpikir, adegan begitu, Ronald mampu menyemprotkan air maninya, dan disemprot ke arah wajah saya. Aneh, aku merasa jijik, bahkan aku melulurkannya mendapat wajah dan merasa nikmat dalam semua. ?Kau menipu! Namun tidak ada yang keluar!? Seruku. ?Maaf, tidak bisa memasang ?.? Dia menjawab. Aku menariknya dan dibesarkan ****** Ronal masuk memekku, aku memeluknya dalam-dalam, aku mencium bibirnya, dan kugoyang-goyang pinggul sejadinya. Ronald diam, ia tampak sedikit di tepi, tapi masih kugoyang, dan ah ? .aku puas kali ini, sampai ia menyadari bahwa aku mmencubit perut keras dan aku setengah berteriak kenikmatan, terasaada sesuatu yang keluar di vagina saya, saya telah mencapai klimaks yang paling lezat.
Setelah mandi, berpakaian, hanya merasa bagian saya sakit. Mungkin karena aku terlalu cemas sama sekali. Setelah semuanya OK, sebelum kita meninggalkan ruangan untuk pulang, kami harus saling berpelukan di depan cermin. Ada banyak kata-kata yang kita dapat menghapusnya. keheningan kami, saling berpelukan. ?Aku mencintaimu Yulia? Terdenga Ronald suara berbisik, sambil menatap wajah saya sangat. Aku terdiam, entah bagaimana bisa begitu. Dia mengulangi kata-kata ini tiga kali. Aku terdiam. Tidak ada pikiran sama sekali, saya meneteskan air mata, terharu. ?Aku mencintaimu, Ron,? kataku pelan. ?Sayang itu bisa abadi, tapi cinta alam sementara dapat ?aku pergi lagi. Ronald menyeka air mata dengan jari-jarinya. Aku melihat bodoh dan cengeng, kenapa aku bisa mengirimkan dan menyerahkan ke Anka muda ini? Setelah puas dengan perpisahan scene, maka kita melangkah keluar dari ruangan setelah check out, kami menuju Blok M dan kami berpisah di tempat parkir. aku bisa mencium pipinya, ia juga menanggapi dengan mencium tanganku. Ronald kembali ke rumahnya, dan aku pulang dengan gejolak jiwa yang sangat sangat berkecamuk ada Karua.
Merasa sedih, senang, puas, cinta, kasih sayang dan sebaginya dan sebagainya. Saat memasuki halaman rumah saya, saya terkejut, banyak orang berkumpul di sana. Astaga ada bendera kuning terpasang di sana. Aku mulai gugup, ketika saya kemuar dari mobil, saya menemukan keluarga Burhan mas berkumpul, beberapa menangis. Ya ampun, mas Burhan suami saya telah disebut Maha Kuasa. Saya dicerca keluarganya, kata mereka aku sulit dihubungi. Tentu saja tidak menentu, dari HP saya sejak saya muncul di hotel saya belum saya mulai rumah. Aku melihat Burhan mas sudah tergeletak mati di tempat tidur. Dia pergi selamanya, meninggalkan aku, meninggalkan seluruh kekayaannya yang melimpah. Sekarang aku janda kesepian begitu kaya dalam arti sebenarnya. Tiga hari kemudian saya menghubungi Ronald melalui HP, yang menjawab seorang wanita dengan suara lembut. Saya panas, tapi aku mencoba untuk tidak cemburu. Saya mendapat penjelasan dari dia, bahwa ia adalah adiknya Ronald. Dan juga menjelaskan bahwa Ronald sudah berangkat ke Amerika tiba-tiba, karena Papa menelepon ibunya pada bisnis yang mendesak

Sekarang aku telah kehilangan kontak dengan Ronald, juga akan merindukannya. Saya kehilangan dua orang yang pernah mengisi hidup saya. Sejak saat itu hingga sekarang, saya selalu merindukan laki-laki macho seperti Ronald. Tiga tahun saya tidak punya kontak dengan Ronald, di mana saya telah mengisi hidupku hanya untuk belanja, wisata, menonton, ah ? lebar-macamlah. Yang paling konyol, aku berburu tampan anak-anak. Aku punya banyak sudah, mulai dari Gigolo profesional untuk amatir anak sekolah. Tapi kesan saya, Ronald masih yang terbaik !!! Dalam kesepian ini. ,, Semuanya bisa berubah ? Kecuali, Cinta dan Ronad cintaku, aku masih menunggu, bahkan kulit saya kendur, mata miopia, maafkan usia saya, ubanku bertabur, dan untuk memasuki makam, Oh ? .Ronald, saya harap Anda membaca cerita kami. Ketahuilah bahwa saya sekarang seorang maniak seks yang hebat, hanya Anda yang bisa memuaskan saya Ron?

Wednesday, November 13, 2019

Sesi Foto Menjadi Sesi Mesum

SahabatQQ - Suatu sore di saat aku menunggu rekanku. Aku duduk di depoan teras Dimana suasana saat itu hujan baru berhenti dan jalanan masih basah. Saat itu pukul 16.10 WIB

Sesi Foto Menjadi Sesi Mesum


Hari itu emangnya sedang ada janji untuk penerimaan anak model perlu aku ceritakan sedikittemenku si Andi ini adalah foto grapher untuk boutique dan sering juga menangani penyediaan model untuk iklan baik di majalah maupun brosur dan hari ini rencananya ada anak baru yang ingin bergabung maka dari itu kita sepakat untuk mewawancarai dan melakukan testing dan hal lain sesuai standart Andi emang gua pikirin dia yang punya studio sedang aku khan cuma temen aja pangkatnya.

Ada dua orang cewec naik Black Astrea berhenti depan pagar studio Andi cewec yang duduk di boncengan turun dan menanyakan  Apa betu ini Andi Studio   Betul, kamu yang ada janji dengan Bang Andi ya  tanyaku sambil menyebut Andi Bang sesuai pesan dia.
Iya saya dan temen saya ada janji ketemu dengan Bang Andi di sini sore ini, Bang Andinya ada
 Bang Andi belum dateng, lagi cari film, kebetulan kehabisan film, tunggu aja bentar juga datengmotornya masukin aja jawabku sambil membuka pintu.
Mas ini siapa  tanya yang bawa sepeda motor sambil dorong motornya memasuki halaman studio.
 Saya cuman kacungnya jawabku asal.  Tunggu di dalem aja, sekalian isi formulirnya dulu ya

Singkat cerita mereka udah duduk di sofa ruang tunggu sambil mengisi formulir data sheet yang dititipkan Andi untuk diisi oleh semua calon modelnya. Mereka menulis di meja sofa sehingga sedikitnya aku bisa lihat pemandangan 4 gunung indah rasanya seperti dalam mimpi aja mereka tidak sadar dan aku selalu pasang gaya serius tanpa maksud
4.37 WIS baru aku dengan Andi datang dengan BMW kuningnya Hai udah lama nunggu ya katanya sambil terus ngloyor ke studionya tanpa nunggu jawaban dari yang ditanya.
Jos , sudah kamu suru isi data sheet form  teriaknya dari dalam Udah lagi diisi
Kalo udah sekalian kamu bantu ukur mereka  maksudnya ukuran badan untuk melengkapi form data sheet. Akupun segera masuk ke studio untuk ambil meteran jahit Anaknya kece gara  tanya Andi. Sip Ndi toketnya bagus dech gue sempet ngelihat sebentar mo diacarain tanyaku. Boleh aja cuman kalem ya biar ngga nyolok  sahut Andi sambil memasang film di cameranya.
 Okay siapa yang sudah selesai coba kamu siapa nama kamu yang pake kaos hijau Saya Ditha Mas sahutnya. Sini kamu saya ukur dulu sambil nunggu temen kamu ngisi form  AKu mulai melingkarkan meteran kain di dadanya sambil menepatkan angka aku coba baca 92 Cm  lalu aku tulis di kolom Bust ( dada ) 86 Cm  aku tulis pada kolom waist ( pinggang ) dan untuk kolom hips ( pinggul ) aku isi angka 96 Cm, Height 169 Cm Ukuran gila ini pikirku paling tidak BHnya 36 B minimal ini itu aja pasti floating ( tumpah keluar ).
 Udah Joss  tanya Andi saat keluar ruang studio dia mulai lihat pada catatan yang aku buat  Masa dadanya 92 sich sambungnya.  Paling 90 kurang. ngga gede2 banget kok kamu ngukurnya ketat apa longgar . Ya sepantasnya pas gitu  jawabku.  Coba meterannya  dan Andipun mulai mengukur si dada besar tadi. rupanya dia pengen juga nyenggol dan merasakan si dada besar. Dia coba dengan dipaksakan pada posisi 90 Cm, sampai dada tersebut kelihatan banget terjepit,, lalu dia goyang2 kanan dan kiri, sampai dada itu terguncang. menrangsang banget Sempit ngga rasanya kalo segini sambil pura2 nanya pada Ditha Iya rada sempit jawab Ditha polos. Andi berusaha melonggarkan meteran tapi tangan dia bagian telapaknya sengaja dipaskan pada bulatan dada tersebut sambil sedikit menekan aku lihat itu dan entah Ditha merasa apa tidak EGP ajalah. Selesai dengan mengukur tiba2 tangan Andi kedua-duanya meremas kedua dada besar tersebut sambil bilang  Sorry ya eh dada kamu ini besar dan emang 92 Cm tapi sebaiknya kamu pake BH kecilan dikit dech. kamu pake ukuran berapa . 36 C  jawab Ditha.  Coba dech kamu pake 36 B  lanjut Andi sambil terus meremas alus banget gayanya ngga nyolok kalo lagi napsu.  Sini dech ikut saya ke studio Jos loe selesaiin pengukuran temennya ya gua mo langsung shoot  kata Andi sambil menarik tangan Ditha. Aku dengar dari luar Andi amsih berceloteh soal BH dan penampilan ach no reken ajalah masih ada satu lagi cukup gede juga nich temennya
Nuke  nama temen si dada besar ukurannya 90, 86, 92 dan tinggi 171 Cm ngga kalah nich maka kalo Ditha dapat julukan si dada besarmaka Nuke sebaiknya aku kasi julukan Big Tits artinya sama kan.


Selesai semua pengukuran aku aja Nuke masuk studio saat itu Andi sedang memperbaiki gaya Ditha untuk arsip shoot melengkapi data sheet pokoknya udah kaya di majalah Playboy aja pake data sheet dan photo segala mana saat itu photonya semi lagi Ditha hanya pake BH ( stock, bukan BH dia waktu dateng dan emang di studio udah banyak stock bikini dan lain-lain pakaian ) dan bagian bawahnya ditutup kain sutra tipis warna magentha wak terlambat gua pasti Ditha udah ditelanjangi ama si Andi tapi biar ach gua juga remes2 dada si Nuke tadi coba praktekin teori Andi pada Ditha. Lumayan konak aku saat ngeremes tadi mana Nuke diem aja lagi aku ngga jelas Nuke takut, sungkan atau sebaliknya menikmati remasanku yang penting dapat remasan dada gede sore ini dan cukup lama lagi.
Nuke kamu ganti baju kamu dulu dech kataku mulai bikin acara lanjutan mumpung Andi lagi sibuk photoin Ditha Aku pilih2 baju dan costum yang ada kali aja ada yang pas bisa buatach bodo pusing mikirnya sampe aku temu kaos gambar Winny the Pooh warna putih tipis Ndi loe jadi buat photo wet look tanyaku asal sambil coba kasi kode ke Andi.  Oo.. jadi donk langsung aja sekarang suru ganti kaosnya iya itu yang loe pengang itu aja suru pake nanti Ditha gua ambilin yang di ruangan sebelah  sahut Andi. Nuke mulai membuka pakaiannya satu per satu termasuk BHnya saat itu jantungku udah ngga karuan lagi berdegub gila dadanya gile banget putingnya tampak rata warna rada pink ach gila dech aku tak kuat untuk cerita di sini karena terlalu banyak dan cepatnya otakku untuk mengurai lagi kata2 dan kecepatan ketikku ini tidak mampu menampung kata2 yang tersusun lagi pokoknya bayangin aja toket ukuran 90 Cm ring dada BH 36 B, kulit warna putih pokoknya gila abis dah Dia mulai pakai kaos pemberianku dan Yuk ke kamar mandi untuk basahin kaosnya Dia nurut aja saat itu emang kaosnya panjang banget dan doi ngga pake rok cuman CD dan kaos ajakebetulan CD doi warna putih jadi pas banget dengan kaos Poohnya. Sampe di kamar mandi aku mulai ambil gayung air dan bilang  Sorry ya kalo dingin bilang langsung aku guyur dia pas di bagian dadanya Aku sengaja siram agak banyak dan dia melompat kedinginan terus terang aja kamar mandinya khan nyambung dengan studio dan studio itu pake AC dingin banget dari siang udah nyala jadi airnya juga ikut dingin.Okay sini aku bantu  aku mulai ngelus dadanya karena ada bagian yang menggelembung isi angin khan jadi toketnya ngga kelihatan becetak di kaossambil neken aku rasakan rabaan di dadanya dan walau dingin seeerrrr juga. dia masih diem nurut aku elus terus berputar-putar di dadanya aku alasan kalo supaya tampak benar bercetak. makanya harus ditempelin semua permukaan kaos ke kulit. Sudahannya aku seperti melihat di telanjang polos karena betul-betul bsah kuyup dia saat itu barangku udah ngga keruan lagi full konak mana tahan. sakit rasanya aku masih berusaha mengusap dadanya sedikit meremas walaupun sudah complit tercetak seluruh badannya di kaos Pooh tadi aku baru tersadar sejenak saat mendengar dia mulaimendesah. ( saking asyiknya lupa kalo udah cukup lama dan gilanya dia diem aja terus ) saat itu baru aku berhenti dan bilang udah kayaknya pas sekarang Mas tangannya tadi anget banget di dada saya  katanya perlahan hampir tak terdengar. Saat kami keluar kamar mandi dia berpegangan lenganku yang kanan mungkin masih terlena dengan kemesraan barusan ( kali aja mana aku tau  ).

Saat ini mereka sedang dalam pemotretan wet look kaos mereka basah total dada mereka tercetak abis seakan telanjang meriamku konaknya minta ampun. Aku beranjak ke kamar mandi mo pipis saking ngga kuatnya melihat pemandangan yang menguras tenaga detak jantungku sudah seperti apa tau
Di kamar mandi sekalian pipis aku check meriam jagurku busyet palanya merah banget meradang seperti jamur kesukaan Sammy ( yang punya HP ini ) orang lain boleh saja bangga dengan ukuran diameter atau panjang meriam tapi bagiku kepala meriam adalah segalanya ngga salah kalo Sammy suka banget sama jamur ( mushroom ) abis pipis aku cuci dulu Kabag Meriam ( Kepala Bagian Meriam ) sudah itu aku basahi juga celanaku dengan air segayung Aduh basah dech celetukku pura-pura tidak sengaja
Aku keluar kamar mandi dengan hanya mengenakan CD dan pakaian atas sedang celena panjangku sengaja aku tenteng aku jalan melewati kedua mahluk halus tersebut aku cari hair dryer untuk mengeringkan celana panjangku.
Saat melewati mereka mata mereka berdua seakan terpaku pada si Kabag tadi terpesona kali baru sekali ini lihat Kabag begitu menggoda Kok kaos kaki dimasukkin CD sich Mas celetuk Ditha
 Ini asli lho bukan gulungan kaos kaki ngga percaya balasku menantang Kamu semua belum tau Jossy punya. kaya jamur kepalanya gede banget sampe menuh-menuhin bungkusnya sambung Andi
Kasi unjuk Joss biar mereka tau  lanjut Andi lagi Akupun datang menghampiri mereka yang sedang pada pose duduk di lantai, aku berdiri pas di depan mereka. dengan mata melotot keduanya memandang Kabagku Hhhhhgghhh terdengar helaan nafas Nuke.Gila banget baru kali ini gue lihat ucap Ditha ngga dapat melanjutkan kata-katanya karena tertegun abis. Kalo mo pegang silahkan mumpung masih baru yang ini dijamin halal kataku. Tangan Nuke hampir saja diraihkan pada Kabag tapi urung karena masih malu kali.  Udah Nuk terusin aja boleh khan Mas  lanjut Ditha.
Sini tangan kamu kalo ragu dengan apa yang kamu lihat Kataku sambil langsung meraih tangan Nuke. Pleeek aku letakkan tangan Nuke pada seluruh batang tubuh meriamku. Shock tampak dari sorot mata Nuke. tiga jenak kemudian aku rasakan jemari Nuke mulai bergerak lembut seakan memijit batang meriam kuuntuk lebih meyakinkan kali ya.
Gila banget Dit komentar Nuke.  Mas boleh lihat ya masa dari tadi Mas-Mas ini lihatin kita kaya gini biar fair dan seri ya pinta Ditha. Andi yang sedari tadi udah ngga ketahaan tampaknya. langsung aja maju dan Okey kalo kamu semua mo bikin seri, kita buka semua pakaian masing-masing  sambil melepas kaos Andi maju menghampiri posisi pemotretan.

Kita berempat telah telanjang bulat saling pandang saling bengong kayanya mereka ini juga belum senior banget. Badan mereka indah sekali entah bagaimana melukiskannya dengan kata-kata kamu semua bayangin aja sendiri. Aku yang sudah dari tadi konak meriamku sudah mengacung posisi jam 11 demikian juga dengan Andi Kok kalian sama sich sudah pada siap tempur semua kita mo diapain kok anunya sudah kaya gitu tanya Nuke sediit ngeri. Dalam kepolosan itu kami berdua tidak dapat lagi menyembunyikan ketegangan kami yang memuncak. Kami mulai pilih masing-masing pasangan aku dapat Nuke Andi dapat Ditha langsung kami peluk dan aku mulai menghunjami dengan ciuman mautku yang terkenal dengan sebutan ciuman bidadari pencabut sukma demikian julukan dari Sammy terus terang aku dan Sammy berteman dan sempat beberapa kali aku ikut pesta Sammy dan beberapa kali pula Sammy sempat merasakan ciuman mautku, sampe-sampe dia memberi julukan seperti itu karena katanya terlalu melenakan dan membawa korban ke langit gelap . Tampak Nuke mulai memejamkan mata persis dengan apa yang dilakukan Sammy pada saat menerima ciuman pertama dariku. Lama kami berciuman tapi bagiku lama dan sebentar bukanlah ukuran untuk menghanyutkan korban melainkan kwalitas dari ciuman dan aliran emosi yang terkandung di dalamnya Mhhhh. desahku sambil bergetar kecil menambah hangatnya suasana dan melenakan Nuke. Sementara itu Andi dan Ditha sudah sabil meremas dan bergumul di lantai studio.. panas aku melihatnya dan sengaja aku arahkan pandangan Nuke supaya dia makin terpengaruh

Lima belas menit kira-kira kami bergumul aku lihat Andi mulai berganti posisi 69 dan aku mulai makin spaneng votageku mulai tinggi aku berusaha berdiri menuntun Nuke mendekati pasangan Andi dan Ditha Kamipun lalu membentuk formasi bujur sangkar. Aku hisap milik Ditha, Ditha hisap meriam Andi, Andi memasukan lidahnya pada lobang Nuke dan Nukenya malah asyik menjilatin dua peluru meriamku sambil tangan kirinya memainkan Kabagku entah berapa puluh bahkan may be ribu jenak kemudian aku mengusulkan ganti posisi Sekarang giliranku menyerang Nuke Nuke ke AndiAndi memainkan clits Ditha dan Ditha langsung memasukkan Kabagku dalam mulutnya yang diawali dengan jilatan rata pada Kabag Gile. Joss loe punya sakit mulut gue sempit masuknya kemulut gue kata Ditha, yang lalu disahutin Nuke  Salah loe sendiri dari tadi gue cuman berani ngejilatin aja mo masukin kemulut ngeri robek mulut gue.
Aduh gimana rasanya kalo dimasukin dalam anu ya  tanya Dith Kayanya bakalan penuh lobang gue entar cowoc gue tau lagi gue abis kesruduk gajah.  lanjut Ditha.
Emang cowok loe punya segede apa sich Dit  tanyaku menyelidik.  Gede sich panjang lagi Ditha bilang  Tapi loe punya ini gile kepalanya bener-bener besar kepala
Ya udah jangan loe puji terus ntar aja dicoba makin loe puji makin besar kepada dia nanti  sahutku membahas meriamku. Nuke udah ngga kuat rasanya dia langsung bilang dan minta duluan Joss gue pengen cobain sekarang kayanya dengan banjir gini gue bisa nahan loe punya. . Aku bergerak untuk ambil ancang-ancang, Nuke aku sandarin pada bantal besar di situ. dengan posisi dia di bawah aku mulai jongkok untuk siap menyerang. tampak memang barang Nuke telah basah kuyup. aku sentuh dulu dengan jari-jari kiriku. hangat dan basah total tangan kananku membimbing meriamku dan aku tempelkan pada gua garba Nuke hangat terasa lembab basah jantungku saat itu sudah kaga keruan lagi bedegupnya maklum mo nyantap cewec kencur yang bodynya ajubile

Bleeesssssssssssssshhhhhg pelan namun pasti aku benamkan langsung 3/4 bagiannya aku tarik sampe Kabag  lalu berhenti biar Nuke sempat menikmati pembukaan itu persembahan kepala besar. merem meringis dan entah apa lagi expresi Nuke saat itu aku bingung antara sakit nikmat dan gejolak yang tidak tertahankan Hhhhhhhhgg helaan nafas Nuke terdengar Aduh gile Dit rasanya  kata Nuke sambil mengeleng-geleng kepala seperti orang yang pasrah tak sanggup berujar. Aku mulai tekan lagi, kali ini langsung diteruskan dengan manuver berputar saat mentok berasa sekali ujung goa Nuke. grekkena lo ikirku Eeemmmmmhhhhhhhhhh erang Nuke saat kayuhan mentok tersebut tangannya langsung merangkulku era akupun masih terus menusuk-nusuk Nuke sambil manuverbeberapapuluh sodokan aku ayunkan pada posisi itu sebelum aku cabut dan menuntun Nuke ke kursi sofa yang ada di runag studio itu Aku suruh Nuke meletakkan kaki kanannya di atas dudukan sofa dan kaki kirinya tetap di bawah sedang tangannya bertumpu pada sandaran sofa posisi pantatnya nungging mempesona aku mulai lagi mengarahkan meriamku pada sasaran. bleeeeeshhh. mulai masuk dan beberapa goyang maju mundur standart mengawali permainan aku bungkukkan badan untuk meraih si Big Tits dapet dan aku mulai meremas lembut sambil terus menggoyang maju mundur dan sesekali aku sendok ke atas untuk memberi shock terapi Hhhgg itu saja yang sempat keluar dari mulut Nuke di sela erangan-erangannya yang terus meluncur tanpa henti
Aku geser dengan tanpa mencabut dulu meriam terbenam aku suruh Nuke tiduran di atas sandaran sofa dan kakinya masih menggantung di lantai. aku lanjutkan sodokan dari arah belakang kali ini lebih tenang karena pegangan Nuke cukup akupun mulai mengayun keras kemudian setelah beberapa menit aku cabut dan tiduran di sofa selonjor kakiku ke bawah dan aku minta Nuke duduk di atasku Nuke melakukannya dengan membelakangiku pelan-pelan dia memasukkan dengan bantuan bimbingan tangannya lama juga kami bergoyang di posisi itu sampe Nuke menggelinjang tegang Joss. ak aku keluar . achhhh emmmhhhhhhhh. aduh Joss. enak banget ehhhhk erangnya yang aku sambut dengan sodokan makin keras dan kuremas pinggulnya. aku coba bangkit dan meremas dadanya sambil menekan tubuhnya lebih kebawab biar mentookEeeeehhhhmmmmmmmmmmm.. hhhhheeeeeeeechhhhhhhhhh..emmmmmm. acchhhhhh
aduuuuuuhhhh.hhhhh  itu saja yang terus keluar dari mulutnya sedari tadi. Tampaknya Nuke sudah lunas.

Kali ini dia cabut dan berbalik arah menghadapku kembali dia masukkan meriamku ke dalamnya. Permainan kali ini berawal lamban dan beberapa goyangan berlalu makin cepat Nuke memutar pinggulnya yang aku iringi dengan dengan sodokan memutar dan ke atas. Tanganku kedua-duanya asyik meremas Big Tits. memilih putingnya. dan sesekali naik ke pundaknya. balik lagi ke dada Addduuuu..uhhhhhhh. keluar lagi ni  katanya setelah beberapa menit aktif di panggung politik dengan manuver-manuver canggihnya. Aku masih tegar dan belum ada rencana upload sperma ke Home Page Nuke.  Gile lemes gue udah dua kali.  katanya sambil terengah-engah Dit loe gimana  tanya Nuke melihat temennya lagi digoyang keras banget sama Andi batang Andi emang panjang banget sehingga dia bisa menarik jauh dan menyodok dalam. sampai terdengar suara Ditha  Hekheeekkkk  berkali-kali.  Ditha kita keuar bareng yuk ajak Andi Gue udah ngga bisa keluar lagi kayanya udah tiga kali Bang sahut Ditha creeethh crrreeeee thhhhh.. Andi keluar tanpa dibarengi Ditha. Merekapun ngegelosor berduaan di lantai. Andi tampak sekali kelelahan. Sedang Nuke mulai mencoba menggoyang sekali lagi dengan sisa tenaganya Nuk kamu di bawah aja kataku dan Nukepun pindah kelantai aku mulai menghunjam keras milik Nukedengan bertumpu pada kedua lenganku sehingga membentuk segitiga kakiku lurus ke belakang ayunan lurus jarak panjang.. sampe mentok. aku ayun cepat. dalam hunjaman luruh tanpa kombinasi terus terus terus terus terus terusterus dan terus tapi belum juga keluar sampe Nuke teriak Aaaaaaaaccccccchhhhhhhh sambil badannya menggelinjang hebat. aku masih dalam gaya yang sama dan  Aaaaacccccchhhhhhhhhh.. ahhhaaaaahhhhhhhhh. aaaaaaaccccccchhhhhhhhhhhhhhhhhhh aaahhhhhhhh.  itu erangan panjang yang aku pernah dengar dari seorang gadis yang aku setubuhi selama ini sering sudah aku bikin puas cewe tapi erangan klimaksnya tidak sepanjang ini.  Aduh.. hhhhheeeeeeeeeeeeeeehhhhh  Lemes sudah tampaknya si Nuke abis keluar orgasme panjang seperti itu.
Aku masih menindihnya walau tidak menggoyang lagi takut dia ngilu dan aku peluk dia dengan penuh kasih.. rasanya aku sayang banget dengan dia.wajah mudanya tampak tak berdayabeberapa jenak kemudian aku bangkit dan mencabut meriamku yang belum selesai bertempur aku lihat Ditha setengah tertidur aku hampiri dia dan aku belai rambutnya yang acak menutup sebagian wajahnya Dit panggilku perlahan Tidak menyahut dia tapi tangannya merangkul ke tengkukkusambil bermalas-malasan. aku ambil lap camera yang ada dekat kakiku aku keringkan milik Ditha Setelah kering aku coba sorongkan meriamku langsung masih tegak gagah perkasa diasebelum masuk aku gosokdulu di depan lobang buaya lalu dep bleeesssshhhh. Kabag mulai menengok ke dalam blleeeeeeeessssssshhhhhhh semuanya sisa meriam aku benamkan pada tusukan kedua pelan sambil kupeluk Ditha aku goyang pelan sekali. tenang. terus sampai lama sekali. aku merasakan kemesraan yang dalam.. hangat. dadanyayang lebih besar dari punya Nuke. sesak mendorong di dada bidangku lamunanku berputar sambil meriamku terus mengucek milik Dithayang bikin aku makin panas adalah membayangkan Ditha yang pasrah dan penuh kehangatan dalam dekapan dan goyanganku ini ternyata masih baru merayakan ulang tahun yang ke 17 beberapa hari lalu itu aku lihat dari data sheetnya sebelum main tadi. Perasaan bermain dengan anak kecil yang baru tumbuh. hangat. dan lain-lainnya yang mengangkat imajinasiku semakin tinggi membuat aku mulai kewalahan mengatur nafsuku sendiri rupanya aku telah terangsang oleh imajinasiku sendiri. maka sebelum akhir dari semua demonstrasi ini aku percepat dan kusodok abis dengan manuver-manuver tingkat tinggi. Byaaaarrrrrr.. jebol juga pertahananku tapi pada saat yang sama aku lihat Ditha juga mengejang dan mencengkeram pundakku makin keras aku tahan terus. tambah cepat sodokan dan akuirnya berhasil juga aku upload spermaku ke Home Page Ditha sementara Ditha mulai delete sperma hasil upload dan yang lainnya karena tampaknya terlalu banyak yang harus ditampung dalam buffernya hingga tertumpah sebagian . meleleh keselangkangannya di antara kedua paha mulusnya. lalu aku cabut karena ingin membagi sisa file ke Home Page Nuke Nuke masih mengangkang pada posisi seperti waktu aku log off tadi blesshhh sisa tegang masih dapat menembus main frame Nuke dan aku kucek-kucek sejenak dan tidur lemas tanpa mencabut batangku dari Nuke

Nuke sesekali dengan lemas masih berusaha membelaiku Terima kasih Joss. baru kali ini aku merasakan yang seperti ini nikmat sekali biasanya aku ngga pernah nyampe yang seperti tadi kaya kesetrum  kata dia perlahan sambil merem.
Kamipun tertidur berempat sampe sadar-sadar ketika nuke mengeliat dan aku lihat arlojiku sudah menunjukan jam 10.25 dingin terasa menusuk karena telanjang dan keringat telah lama mengering dari tubuh kami lalu aku bangun dan disusul dengan Nukeberdiri dan kami hendak membasuh tubuh yang penat ini dengan air hangat di shower kamar mandi studio. Sebentar di kamar mandi dengan tetap berpelukan dan saling menyabun badan yang lain air hangat shower tetap mengucurtiba-tiba pintu terbuka dan Andi tampak menggendong Ditha masuk Join donk  kata Andi lalu kami mandi berempat Ndi loe pake dech shower ini aku mo di corner bath tub aja dech kataku lalu aku nyalakan air hangat di bath tub aku isi dengan shower gel  sambun khusus untuk bath tub  aku aduk sampai buihnya banyak Aku dan Nuke masuk tak lama kemudian disusul oleh Andi dan Ditha kami berempat berendam dalam satu bath tub emang bath tubnya gede banget karena bukan beli jadi kayanya pesenan soalnya dari batu granit dan muat untuk orang lima sekeluarga kali.
Berempat kami ulangi lagi permainan tadi sampe perut kami terasa perih baru kami basuh badan dan ganti pakaian lalu keluar cari makan dengan tubuh lemes banget

Monday, November 4, 2019

Nikmatnya Bersetubuh Dengan Gadis Penjual Jamu

SahabatQQ Semuanya berawal ketika aku tau rahasia tentang tetanggaku yang sangat seksi dan mnggoda batin. Panggil saja namaku bambam. Aku tinggal bersama dengan ibu angka dan ayah angkatku.
mereka sangat menyayangiku namun semenjak kelahiran anak perempuan mereka perlahan namun pasti perhatian dan kasih sayang mereka kepadaku mulai berkurang, nama anak perempuan mereka Feby, perhatian mereka yang berlebih kepada Feby membuat Feby tumbuh menjadi seorang gadis yang tinggi hati.

Nikmatnya Bersetubuh Dengab Gadis Penjual Jamu


Jika ada masalah orang tuaku selalu memenangkan Feby dan menyalahkanku. Oleh karena Orang tua angkatku sibuk berbisnis mereka tidak memperhatikan perkembangan Feby yang semakin hari semakin buruk dan walaupun aku berusia lebih tua dibandingkan usia Feby tetapi Feby tidak memandang sebelah mata kepadaku. Hal ini terus berlanjut sampai Feby berusia 15 tahun dan aku berusia 18 tahunan, Feby duduk di kelas 3 SMP sedangkan aku duduk dikelas 3 SMU.

Feby kini tumbuh menjadi seorang gadis yang benar benar cantik dan bodynya benar benar membuat jantung-ku selalu berdetak dengan kencang. Sedangkan aku sendiri tidak ada bedanya dengan pembantu seperti kedua orang tua kandungku.

Hari itu benar benar cerah dan aku mendengar langkah Feby yang baru pulang sekolah , seperti biasanya Feby melepas sepatunya dengan sembarangan dan juga kaus kakinya dengan sembarangan dilemparkan entah kemana ?Heh!!! Bambam beresin tuh , aku mau isitirahat dibelakang jangan berani ganggu!!!? Feby membentakku Aku dengan tenang membereskan sepatu dan kaus kaki Feby , semula jika Feby melakukan hal seperti itu aku selalu kesal namun kini aku tidak merasa kesal lagi kepada Feby, karena aku mengetahui rahasia Feby , bahkan Orang tua Feby tidak mengetahui rahasia ini.

Aku tahu bahwa sebentar lagi Feby akan mempertontonkan sesuatu yang bisa membuatku terhibur dengan perlakuannya yang memang benar benar kasar. Rahasia kecil Feby : gadis itu suka membaca majalah dewasa yang entah didapatkannya dari mana dan hal ini cuma aku saja yang tahu ! tapi ini cuma rahasia kecil masih ada rahasia yang lebih besar. Rahasia ini rahasia istimewa dengan pemeran utama wanitanya Feby , Feby lebih asik dan wah ketimbang pemain Film Blue.

Setelah selesai membereskan sepatu Feby aku cepat cepat menyelinap kebelakang, dan aku segera mengambil tempat biasa dibalik pohon besar yang ada dikebun belakang rumah itu.

Aku menanti dengan sabar dan aku melihat pemeran utama wanita sudah mulai kelihatan, Feby kulihat memeriksa keadaan sekeliling dan aku menggeser posisi-ku sehingga tidak kelihatan oleh Feby, setelah yakin aman kulihat Feby duduk dengan santai dibangku kebun sambil membuka sebuah majalah kesukaannya , sambil duduk Feby semakin mengangkangkan pahanya , hal ini tentu saja membuat mataku melotot melihat isi rok seragam feby dan kini Wow Feby membuka kancing bajunya satu persatu sehingga mataku semakin terbuka lebar melihat tingkah laku Feby yang semakin membuatku terangsang , Feby mulai meremas remas buah dadanya sendiri , tiba tiba aku-pun berpikir mungkin hal ini yang membuat buah dada dan body Feby semakin menggiurkan.

Aksi Feby semakin meningkat ia menarik kain segitiganya dan gilanya tangan Feby mulai mengusap ngusap dengan lembut daerah kemaluannya dan aku mendengar Feby mendesah desah dengan hebat ?Ahh?hhhhsshh!? Feby mengeliat geliat perlahan dan tubuh Feby tampak mengejang dengan kencang selanjutnya terkulai lemas, aku melihat sesuatu meleleh dari milik Feby. Aku bertanya ? tanya kenapa Feby enggak menyuruhku untuk membersihkan cairan putih kental yang pasti terasa enak dimulut-ku, kalau aku disuruh Feby aku pasti bersedia membersihkan daerah vagina Feby dengan lidahku sampai benar benar bersih.

Setelah selesai Feby dengan tenang bangkit dan merapikan pakaiannya, kemudian ia berlalu menuju kamarnya yang terletak dilantai dua. Rahasia Feby yang satu ini yang paling asik dan paling ku sukai, bisa dibilang aku adalah satu ? satunya orang yang mengetahui peristiwa hebat yang sudah dilakukan oleh Feby. Terus terang semenjak aku sering mengintip Feby aku sering masturbasi dengan membayangkan sedang melakukan hal ? hal yang mengasikkan bersama dengan Feby?duhhhh Febyy!!!!!!Pikiranku selalu ngeres jika mendengar nama itu disebut ! Ahhh.

Hari itu sepertinya hujan akan turun dengan lebat, untungnya aku sudah sampai dirumah terlebih dahulu, mata-ku memandang tidak tenang , bisa ? bisa batal dehh pertunjukan hari ini, walaupun batal cuma sehari tapi aku merasa was ? was. Hujan mulai turun disertai bunyi petir bersambutan , aku mendengar suara orang berlari ? lari ?Brengsekkk Bambam!!!? Aku mendengar Feby berteriak memanggil namaku ?Ambilinn handuk cepetttttt?.!!!!? Feby memerintahkan-ku mengambil air , aku menuruti keinginannya.

Feby tampak cemberut dan seperti biasanya melempar sepatunya dimana ? mana ?Huuuuhhh hujannn brengsekkkk?. Bambam cepeeett!!! Dasar? Feby dengan kasar merebut handuk yang kuambilkan. Aku melihat Feby tampak tidak tenang menunggu hujan berhenti dan ia sering menengok kebun dibelakang rumah , aku sudah tahu Feby pasti sudah enggak sabar untuk mengeluarkan sesuatu dari dalam isi rok SMPnya. Agak lama juga hujan baru berhenti dan aku melihat wajah Feby tampak senang melihat hujan sudah berhenti ?Hehh bambang kamu jangan berani mengganggu-ku, aku mau istirahat dikebun belakang Ngertiiiii!!! Awass kalau kamu menggangu?Feby membentakku.

Aku melihat Feby berlalu kekamarnya dan dengan tergesa gesa aku segera mengambil posisi mengintai karena hujan lebat maka tanah ditempatku mengintai menjadi becek dan licin tentu saja hal ini membuatku semakin berhati ? hati, tidak berapa lama aku melihat Feby , dengan santai ini duduk dibangku kebun dan mengeluarkan majalahnya, Aku melihat Feby mulai bergerak dengan erotis sambil meremas ? remas buah dadanya sendiri.

Aku sudah tidak sabar ingin melihat yang lebih Syurrr!!!.. tapi entah kenapa kali ini Feby cuma meremas ? remas buah dadanya dengan gerakan yang erotis, Aku menunggu cukup lama sambil ngos ? ngosan melihat gerakan ? gerakan Feby dan akhirnya setelah lama sekali aku menunggu?.. Aku melihat Feby mulai membuka kancing bajunya satu persatu dan menyibakkan Rok Seragam SMPnya keatas? Glek aku menelan ludah menyaksikan Pemandangan yang selalu kutunggu ? tunggu bila Feby pulang sekolah , Uhh?rupanya Feby sudah siap melakukan sesuatu, Wow?mataku sampai melotot melihat Feby mulai mengelus ? ngelus bagian kemaluannya yang masih tertutup kain segitiga berwarna putih dengan lembut disertai erangan erangan yang benar benar membuatku terangsang berat , Feby semakin mengangkang dan tiba ? tiba ?Pleset? Blukkkk?? Aku terpeleset.

?Aaaawww!!? Feby menjerit karena kaget ia segera merapikan pakaiannya yang terbuka disana ? sini. ?Bambammmmmmm!!!! Brengsekkk daasarrr anak punguttt!!!?Feby memaki diriku yang tediam dan ?Plakkkkk? Plakkkkkkkkk?Feby menamparku sehingga aku terjatuh ditanah yang berlumpur tidak puas sampai disitu Feby meludahi wajahku ?Cuhhhhhhh? dasar monyet ngak tau diriii?? kemudian Feby dengan kesal berlalu meninggalkanku.

Perlahan ? lahan aku bangkit berdiri dan berjalan menuju kamar mandi, pakaianku kotor oleh Lumpur ,dikamar mandi sambil melamun aku membasuh diriku sampai benar ? benar bersih, aku memikirkan kata ? kata Feby yang sangat menyakiti hatiku , amarahku membara sepanas lahar gunung berapi, selain itu entah kenapa kemaluanku semakin panjang dan tegang karena selalu mengingat pemandangan yang benar-benar menggairahkan.

Entah apa yang kupikirkan , aku keluar dari kamar mandi dalam keadaan telanjang bulat dan naik kelantai dua menuju kamar Feby. Aku melihat Feby sedang memejamkan matanya sambil bermalas ? malasan diatas ranjang, pintu kamar Feby terbuka lebar , dengan perlahan aku mendekati kamar Feby dan dengan hati ? hati aku menutup dan mengunci pintu kamar Feby ?Klikkk?Suara kunci terdengar dengan cukup jelas, Feby terbangun karena mendengar kunci ?Ahh?..? ia terkejut melihatku berdiri dengan telanjang bulat namun itu Cuma sesaat selanjutnya ia marah besar ?Hehhh?. Bambamm kamu ngapainnn? keluarr!!!!!! Dasar kacung rendahan!? Feby menghampiriku dan hendak menamparku ?Aduh?. Brengsekkkkkk!!!!?Feby meringis ketika aku menangkis tamparannya rupanya ia kesakitan.

Aku tersenyum menangkap tangan Feby yang berusaha menamparku lagi kemudian aku bertarung dengannya , Feby mencakar ? cakar sampai tubuhku terluka dimana ? mana terutama dibagian pundak dan dadaku namun akhirnya aku menang karena Feby kini berhasil kutaklukkan dan kuikat kedua tangannya pada pinggiran ranjang dengan seutas kain yang kusobek dari kelambu di kamar Feby.

?Bambam lepasinnnnn?kurang ajar Bambam? Feby meronta ? ronta ?Hehhhh dasar tuliii? denger ngakk!!!!?Feby meronta dengan sekuat tenaga namun aku dengan tenang berlutut dipinggiran ranjang dekat kaki Feby , mataku menjelajahi tubuh Feby tanganku terjulur mengelus kaki Feby ?Aduhhh Hehhhh dasar ngak tahu diri? jangan kurang ajar kamu?. Anak pungut!!!!?Feby menendang tanganku dengan kakinya. Biarpun ditendang hal itu tidak membuatku jera aku kembali berusaha menjamah kaki Feby sambil kini menyibakkan rok seragam.

Mataku melotot melihat kemulusan paha Feby wahhh!?Feby berusaha menendang lagi kali ini aku menangkap pergelangan kaki kirinyanya, karena kaki kirinya tertangkap Feby menendanggkan kaki kanannya , tapi itu semuanya sia ? sia aku dengan mudah menangkap kaki Kanan Feby. Kedua tanganku mengangkangkan Kaki Feby dan mulutku menciumi paha dan kaki Feby yang masih meronta ? ronta dan berteriak teriak memaki diriku.

Wangi tubuh Feby semakin membuatku bernafsu, aku kini menerkam tubuh Feby sambil mebukai kancing baju seragamnya satu persatu ?Awww!!?Feby menjerit ketika kutindih tubuhnya , Feby meronta ? ronta dan berteriak teriak berusaha melakukan perlawanan , aku semakin kuat memeluk pinggang Feby yang ramping sambil membenamkan wajahku pada bagian tengah buah dadanya yang sudah terbuka , nafasku memburu , mengendus ngendus harumnya bagian buah dada Feby , mulutku mulai menciumi kesana kemari. Dengan kasar tanganku menarik kedua cup penutup dada Feby sehingga buah dadanya tersembul dengan bebas ?Awww? kuranggg ajar bambammmmmmm.. kamuuuu hehhhh brengsekk Setann?Feby terus meronta ? ronta. Mataku sampai berkunang kunang melihat buah dada Feby yang halus , putih dan harum dihadapan wajahku, tanpa buang waktu aku langsung menyantap buah dada Feby bahkan sesekali aku menggigit dengan gemas buah dada Feby yang menjerit kesakitan ?Aduhhhhh aww sakit aaakkhh!? Feby menjerit dan memakiku tapi aku tidak peduli aku terus melumat sambil sesekali menggigit puting susu Feby yang berwarna kemerahan, puting susu Feby sudah tegak dan juga bulatan dada Feby sudah semakin kencang tanda kalau Feby mulai terangsang namun Feby masih melakukan perlawanan.

Kepalaku semakin turun dan kini berada di hadapan kemaluan Feby yang masih terbungkus kain segitiga putih. Aku menghirup dalam dalam aroma kain itu yang terasa membangkitkan birahiku, lama sekali aku menghirup hirup wanginya daerah kemaluan Feby yang aromanya lembut , aku mulai bosan dan ingin melihat penghuni kain segitiga Feby dengan sejelas jelasnya maka kedua tanganku berusaha menyentakkan kain itu kebawah
Ahhh?jangan! Bajingan kau!? Feby semakin kuat meronta ronta. Dalam hati aku kagum juga dengan tenaga Feby, untungnya aku mengikat kedua tangannya. Wow jantungku berdetak dengan kencang melihat permukaan kemaluan Feby yang masih botak (seharusnya Cewe SMP kelas tiga sudah ada bulu jembutnya tapi punya Feby belum tumbuh!!!!).

Aku menjilat bibir Vagina Feby , Feby berontak dan terus berontak, aku yang merasa terganggu kini mengikat kedua kaki Feby keatas , aku mengikat kedua kaki Feby pada tangan Feby sehingga kini ia benar ? benar merupakan mangsa yang empuk, aku kembali mendekati bagian Vagina Feby tanganku mencengkram pinggulnya dan menjilati vagina Feby dengan kasar.. sambil berkali ? kali aku menghisap kuat ? kuat lubang vagina Feby semakin kuat aku menghisap semakin kuat Feby mengerang dan ?Bammbam Brenggg sekkk?. Lepasiinnnnn? Arhhhhhhhh?.?Tubuh Feby tiba tiba bergetar dengan kuat?. ?Cret?? Crot?.. Crott?Air kental itu keluar dan meleleh dari sela sela Vagina Feby , Feby terkulai lemas, tenaganya juga mulai banyak berkurang, keringat mengucur dengan deras dari tubuhnya.

Aku menjilati vagina Feby sampai kering dan bersih, setelah itu aku menciumi pangkal paha Feby dan mengelus ngelus paha Feby yang terasa lembut dan mengasikkan. Dalam pikiran-ku mendadak terlintas sesuatu. Aku ingat waktu aku menonton Film Blue aku melihat pemain pria memasukkan penisnya kedalam anus pemain wanita dan akupun berencana melakukan hal itu maka Aku mulai menggunakan telunjukku menekan ? nekan anus Feby, Anus Feby mendadak berkerut ketika kusentuh dan hal ini membuatku tersenyum menyaksikan anus Feby yang berkali kali berkerut, aku semakin senang mempermainkan anus Feby dan kini aku menekan kuat kuat jari telunjukku pada tengah tengah anus Feby

?Aoww?. Aduh jangannnn sakit heggghhh?Feby mulai menangis terisak isak , aku terus menekan jari telunjukku kuat ? kuat, kini jari telunjukku dengan pasti mulai masuk semakin dalam dan dalam dan Feby semakin terisak-isak. Aku mulai mengeluar masukkan jari telunjukku kedalam anus Feby kini aku memasukkan dua jariku mengocok ngocok anus Feby ?Aduhhhh?.duhhhhh Aouuuh?Feby meringis ? ringis, Aku kini menggeser tubuhku dan mendekatkan kepala kemaluanku pada lubang anus Feby dengan paksa aku mendobrak lubang anus Feby ?Bam jangannnn Aduhh aaggggghh?ampun!?

Feby mengerang sambil memejamkan matanya rapat ? rapat ketika kepala kemaluanku membongkar liang Anus Feby, tapi Ehhhhhh? Feby jadi agak anehhh waktu aku tusuk semakin dalam dengan penisku, lidah Feby sedikit menjulur keluar.. dan wajah Feby menjadi semakin sensual. Aku benar-benar bernafsu, aku semakin lama semakin kuat mengeluar masukkan penisku kedalam anusnya, apalagi kini Feby enggak menangis lagi malah ia memandangiku dengan tatapan matanya yang sayu dan juga lidahnya yang secara tidak sengaja menjadi terjulur ? julur ketika kusodok sodok dengan kuat liang anusnya.

Tanganku meremas remas buah dadanya feby sambil terus mengocok ? ngocok dan tidak berapa lama ?Unggghhhh?. Mmm.. Crottt?crott!? Feby terkapar kembali. Aku biarkan Feby beristirahat sebentar kemudian aku mencabut penisku dari dalam anusnya kini aku mengarahkannya pada liang vagina Feby ?Ahhh? jangannn Bam ?jangan?ampun? ngakkkk mau? Feby kembali menangis dengan tiba tiba. ?Udah coba aja dulu? pasti kamu suka koq?Aku menjawab dengan santai sambil menggesek gesekkan kepala kemaluanku pada lubang vagina Feby.

Aku mulai menekan dengan kuat namun kepala kemaluanku malah terpeleset karena daerah vagina Feby terlalu licin tapi aku tidak putus asa aku terus menekan ? nekan, setelah mencoba sebanyak 5 kali akhirnya kepala kemaluanku mulai dapat menyelam kedalam jepitan bibir vagina Feby ?Bambam jangan? ahhh jangannn enggakk!!!!!!?Feby benar ? benar ketakutan dan ia menjerit jerit.

Jeritan Feby malah membuatku semakin mendorongkan penisku sampai terasa ada sesuatu didalam vagina Feby yang menahal lajunya kepala kemaluanku. Hmmmmm?. Aku yakin inilah dinding pusaka milik Feby yang cuma ada satu satunya didunia dan enggak bisa digantikan atau diperbaiki, aku mengambil ancang ? ancang dan ?Jrebbb? Jrebb?sekuat tenaga aku menghentak-hentakkankan penisku berusaha menjebol dinding pusaka itu dan berhasil! Sementara Feby menangis dengan kencang sampai terisak ? isak Aku tetap memompa penisku sambil menciumi Feby. Uhhhh?nikmatnya?dan aku semakin kencang memompa ? mompa liang vagina Feby, lama kelamaan tangisan Feby berubah menjadi erangan dan kemudian menjadi desahan desahan dan rintihan. Mata Feby yang masih basah memandangiku yang masih terus memompanya dengan kuat sehingga tubuh Feby tersentak ? sentak diatas ranjang, Feby memandangiku dengan tatapan matanya sayu dan kurasakan sinar mata Feby menjadi lembut.

Aku balas memandanginya mata Feby yang terpejam pejam ketika kusentak-sentakkan penisku dengan kuat dan ?Serrrrrr?. Crot.. Achhh? Feby menggelepar dalam terkaman nafsu birahiku. Aku menarik keluar penisku dari dalam vagina Feby, Aku melihat ada cairan meleleh keluar ketika aku mencabut penisku dan itu adalah cairan kenikmatan Feby yang tercampur dengan merahnya darah keperawanan Feby. Penisku tampak masih segar bugar dan terasa tegang maka aku kali ini kembali menusukkan kepala penisku pada liang anus Feby, basahnya penisku oleh air mani Feby yang licin mempermudah kepala penisku untuk kembali menyelinap pada liang anus Feby ?Unggghh?? Feby mengeluh ketika kusentakkan kepala penisku , aku semakin menekan penisku kedalam dan mengunjungi kembali lubang anus Feby.

Air Mani Feby yang menempel pada penisku seakan akan menjadi pelumas sehingga aku merasakan pergesekan antara lubang anus Feby yang sempit terasa semakin mengasikkan dan akupun semakin cepat memacu penisku maju mundur menggesek liang anus Feby.

Hhhh? nnnhhhhh? ngggghh?Suara Feby benar benar mengasikkan untuk didengar ketika aku memompa ? mompa semakin kuat dan cepat, aku mencengkram pinggul Feby dan terus mempercepat kocokanku, mataku melihat buah dada Feby bergerak dalam irama yang mengasikkan apalagi tubuh Feby kini berkeringat sehingga air keringat membuat kulitnya yang putih dan mulus bagaikan mengkilap , benar ? benar pemadangan yang sedap dipandang oleh mata.

Lama kelamaan aku merasakan ada sesuatu yang mendesak ingin keluar tapi aku tetap bertahan aku tidak rela jika hanya keluar sendirian maka sambil terus menyentak ? nyentakkan penisku menyodomi Feby aku menggosok ? gosok klitoris Feby dengan agak kuat. ?Ouch? Nggggg? Mhhhhh?Feby tidak dapat menahan seranganku.

Sert?cret?crot???tidak berapa lama aku juga memuntahkan sesuatu yang terasa sangat enak dan nikmatnya dari dalam penisku didalam anus Feby. Aku memeluk kuat kuat tubuh Feby yang masih terengah ? engah karena kecapaian. Benar ? benar luar biasa kenikmatan yang bisa kunikmati dari tubuh Feby, perlahan ? lahan nafas kami berdua berubah menjadi tenang, dengan santai aku mencabut penisku dari dalam liang anus Feby.

Aku tersenyum melihat Feby yang memandangiku dengan tatapan matanya yang tampak kecapaian, aku bangkit dari atas tubuh Feby dan keluar dari dalam kamar Feby, dari dalam kulkas aku mengambil sebotol air dingin dan dengan lahap aku meneguk air dingin yang menyegarkan, setelah beristirahat sebentar aku kembali kekamar Feby, aku melihat Feby yang mengeliat ? geliat pertamanya sihhh aku curiga Feby hendak melepaskan diri namun Feby hanya mengeliatkan tubuhnya.

Hmm?mungkinkah Feby merasa pegal karena kuikat? he he hehehe?. Aku mendekati Feby kembali lalu aku menyodorkan botol minuman kedekat mulutnya dan Feby meminum habis tanpa sisa setetespun. Aku kini membaringkan tubuhku disisi Feby tanganku bergerak melepaskan ikatan pada kaki Feby dan Feby mengeliat ? geliatkan tubuhnya , aku membantu memijat mijat bagian pinggul Feby yang pasti terasa sangat pegal, terutama pinggul bagian belakang, mataku melirik vagina Feby, rupanya Feby baru menyadari kalau sedari tadi ia mengangkang sehingga mataku dapat menikmati keindahan Vagina Feby yang mengasikkan makanya ia langsung merapatkan kedua paha serapat mungkin dan berusaha menggeser posisi pinggul seakan ? akan hendak menyembunyikan wilayah terpenting pada tubuhnya.

Aku merasakan penisku kembali tegang kini tanganku meraba ? raba ketiak Feby dan mulai mendekatkan mulutku pada ketiak Feby yang terbuka lebar karena kedua tangan Feby kuikat keatas, aku menjilati ketiak Feby sampai Feby mengeluh dan merintih ? rintih kegelian aku berusaha untuk membangkitkan gairah Feby , Duhhhh ketiak Feby harum dan terasa lembut dilidahku, akupun tidak segan ? segan lagi menghisap ? hisap ketiak Feby dengan agak kasar, sambil menghisap ? hisap, tanganku mulai membelai ? belai buah dada Feby, kuremas buah dada Feby dengan lembut , Feby semakin sering merintih ? rintih, Aku melihat Feby terpejam ? pejam dan mulutnya setengah terbuka sehingga menambah cantik wajahnya aku mulai menggeluti tubuh Feby tanganku melingkar memeluk pinggang Feby dan yang satu lagi memeluk punggung Feby.

Aku mendekatkan wajahku pada wajah Feby dan langsung mencium bibirnya yang agak terbuka, aku mengisap dengan lembut namun semakin lama hisapanku semakin kuat dan membara ?Hmm?Mmmhh?suara mulut Feby tersumpal mulutku yang sedang asik menghisap dan mengait ? ngait lidah Feby, Feby agak meronta dan nafasnya semakin memburu rupanya Feby mulai kehabisan nafas tapi aku malah semakin kuat memeluk tubuh Feby dan semakin kuat menghisap mulutnya aku ingin menghisap dan membersihkan mulut Feby yang sering dipakai untuk memakiku. Lama juga aku bertarung mulut dengan Feby aku akhirnya melepaskan mulutku dari mulut Feby,

Ahh?Hhh?hhhhhhh?Aku melihat Feby menarik nafasnya panjang ? panjang , mata Feby memandangiku dengan tatapannya yang sayu.Aku melepaskan tangannya sebelah kiri dan kemudian yang sebelah kanan, tubuh Feby mengeliat dalam pelukanku , aku memijat mijat bagian pundak Feby yang pasti terasa pegal, Aku merasa senang berhasil menjinakkan Feby yang semula begitu garang melakukan perlawanan, tangannya yang sering dipakai menampar wajahku kini terkulai lemah tanpa tenaga , mulutnya yang sering memakiku kini merintih rintih dan terasa sangat merdu ditelingaku.Aku mulai mempermainkan buah dada Feby yang terasa semakin mengeras dan semakin kenyal, jari tanganku juga semakin sering menarik ? narik perlahan puting susu Feby kemudian kulanjutkan aksiku meremas ? remas buah dada Feby dengan telapak tanganku berada dibagian bawah buah dadanya yang lembut.

Tanganku kemudian meraba bagian kemaluan Feby dan ternyata Feby sudah basah, aku lalu menggeser posisiku. Aku berlutut diatas ranjang, kedua tanganku menarik kedua kaki Feby dalam posisi mengangkang dan menaruhnya dipundakku sebelah kiri dan sebelah kanan, aku mengeser posisiku sehingga kini kepala kemaluanku berada dihadapan bibir vagina Feby, aku menggesek ? gesekkan kepala penisku sampai terasa geli karena licinnya bibir vagina Feby, aku menekan memasukkan kepala penisku dan bibir vagina Feby tanpa banyak komentar langsung menelan kepala penisku , aku memegangi kedua kaki Feby dan menghentakkan penisku kuat kuat ?Ahhhhhhhhhhhhhh?. ?Feby menjerit kecil ketika aku menyentakkan penisku kedalam vaginanya selanjutnya aku memacu penisku dengan cepat dan kuat.

Engggggg? Unghhhh Ahh!?tangan Feby menahan perutku dan aku berhenti sambil memandanginya , selanjutnya aku kembali menghajar vagina Feby habis ? habisan sampai Feby menjerit ? jerit kecil menahan seranganku yang semakin hebat , tangan Feby menggapai ? gapai mencari pegangan dan meraih guling sambil memeluk guling itu kuat ? kuat, aku terus melakukan serangan serangan dan melesatkan penisku dengan kuat ? kuat memanah lubang vagina Feby yang semakin lama semakin terasa mengasikkan untuk dipanah dan ?Crottt?. Crrttt?.. crrtttt&#82#8221;aku melihat Mata Feby terpejam rapat disertai tubuhnya yang menggelepar merasakan rasa nikmat, aku membiarkan Feby menikmati rasa nikmat itu sampai tuntas, kemudian aku menurunkan kedua kaki Feby , tanganku menarik guling yang sedang dipeluk oleh Feby dan melemparkan guling itu kelantai selanjutnya aku menjatuhkan tubuhku dan memeluk punggung Feby dan menghentak ? hentakkan penisku, kaki Feby yang biasanya dipakai untuk menendang tulang keringku kini menjepit tubuhku yang semakin kuat menghentak ? hentakkan, kedua tangannya yang tadinya dipakai memeluk guling kini dipakainya untuk memelukku , agak lama aku merasakan pelukan Feby semakin kuat dan kedua kakinya semakin kencang menjepit tubuhku , aku mendengar dengar suara ? suara yang merdu keluar dari mulutnya ?Engghhh Owwhhh crottttttt?. Crrt?Aku merasakan pelukan Feby yang semula kencang kini melemah, aku terus menghentak ? hentak dengan kuat karena aku merasakan sesuatu akan keluar dari penisku dan ?Crrt.. Croottt?kini gantian aku yang memeluk kuat ? kuat tubuh Feby, nafasku tersengal-sengal bergabung dengan nafas Feby yang juga memburu dengan kencang dan kuat bagaikan sedang habis berlari.

Hari itu aku tertidur sambil menindih tubuh Feby dan rasanya sangat menyenangkan, keesokan harinya aku bangun lebih dahulu dari Feby yang memang pemalas, Aduhhh!!!!! Begitu turun dari ranjang rasanya kedua kakiku lemas, dengkulku terasa akan lepas dari sendirnya, tiba- tiba aku teringat hari ini hari Rabu , biasanya orang tua angkatku pulang, aku langsung bangkit dan memakaikan pakaian tidur untuk Feby yang masih tertidur, setelah beres kini giliranku yang pakai baju?.namun aku mendengar suara mobil dari kejauhan dan itu suara mobil orang tua angkatku!!! aku panik dan berlari menuju kamarku dalam keadaan telanjang bulat.

Hari Rabu itu Feby mendadak demam , aku dimarahi karena tidak menjaga Feby dengan baik, aku disuruh menunggu rumah sedangkan orang tua angkatku mengantar Feby ke dokter. Feby diberi izin untuk beristirahat dirumah oleh dokter sedangkan orang tua angkatku dengan penuh perhatian merawat Feby sampai demam Feby sembuh selama tiga hari. Pada hari yang keempat kondisi Feby berangsur membaik tapi ia masih harus istirahat, kedua orang tua angkatku harus segera pergi lagi menyelesaikan urusan bisnisnya dan kembali mempercayakan anak gadisnya padaku.

Dengan girang aku memasuki ke kamar tidurnya, kubuka perlahan-lahan pintu itu. Feby masih tertidur, aku berdiri di pinggir ranjang mengguncang tubuhnya. Ia membuka-matanya perlahan-lahan lalu matanya membelakak kaget, wajahnya ketakutan sambil menggeleng-geleng kepalanya melihat diriku yang berdiri di sampingnya sambil menyeringai jahat

Wednesday, October 30, 2019

Melampiaskan Nafsu Bejatku

SahabatQQ -  Namaku vina seorang penyanyi di cafe. Aku sudah menikah dengan seorang duda tajir namanya irman dia sangat memanjakan aku.

Melampiaskan Nafsu Bejatku


Hari-hari yang kami lalui juga penuh dengan adegan cerita sex, aku harus memuaskan nafsu papi Irman hampir setiap hari dia minta di layani. Dan mau tidak mau akupun harus siap melayani permintaannya, dia membelikan aku sebuah rumah lengkap dengan perabotnya. Sungguh hidupku bergelimpang materi karena menikah dengannya, sedangkan aku yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Akhirnya begitu menikmati semua yang telah diberikan oleh papi Irman padaku, aku berasal dari kota ini namun aku hidup di lingkungan padat. Dengan memasuki gang-gang sempit setiap harinya. Aku anak kedua dari tiga bersaudara, kakakku sulungku seorang wanita yang kini sudah menikah dan hidup di kota lain sedangkan adikku seorang cowok yang masih duduk di bangku SMU.

Sedangkan aku sudah berusia 23 tahun setelah lulus dari SMU aku terus bernyanyi dari cafe ke cafe. Hingga akhirnya aku menikah dengan papi Irman, pria dewasa yang kini sudah berusia 55 tahun. Aku pikir aku akan bahagia dengan banyaknya materi yang dia berikan padaku, tapi ketika aku mengenal sosok mas Bayu seorang pengusaha yang aku kenal di tempat Gym, pikiranku beralih padanya.

Mas Bayu adalah pria yang masih berusia 27 tahun dengan bentuk tubuh yang atletis di tambah wajahnya yang begitu handsome membuat aku tertarik padanya. Dan akupun sering mencuri perhatiaannya tiap kali berada di tempat fitness yang sama, hingga akhirnya kamipun saling mengenal dan aku tahu kalau mas Bayu juga tertarik padaku, terbukti diapun selalu tersenyum padaku.

Setiap pulang dari tempat fitness kami selalu pulang bareng, dengan mobilku aku mengantar mas Bayu ke rumahnya. Ternyata dia tinggal sendirian, dan dengan jujur dia bilang kalau itu bukan rumahnya melainkan rumah kontrakannya. Ternyata orangnya begitu supel karena itu aku menjadi lebih nyaman lagi jika bersamanya bahkan aku tidak malu menyatakan kalau aku suka padanya.

Awalnya mas Bayu tidak menggubris kata-kataku, apalagi dia tahu kalau aku sudah memeiliki suami. Tapi akhirnya aku merasa harus menjebaknya juga, mungkin aku benar-benar menyukainya karena itu dengan segala cara aku ingin memiliki mas Bayu. Meskipun hanya sekedar pelampiasan nafsuku seperti dalam adegan cerita sex, karena bagaimanapun juga papi Irman sudah tidak kuat lagi.

Malam ini aku pergi ke rumah mas Bayu tanpa sepengetahuannya, aku membawakan dia sebuah makanan yang baru saja aku beli dari salah satu restauran tempat biasa kami makan. Begitu aku keluar dari dalam mobil dan memencet bel, aku terkejut ternyata yang membukakan pintu bukan mas Bayu melainkan seorang wanita muda. Aku pura-pura tersenyum di depannya.

Tapi dengan cepat aku langsung berpaling sambil memberikan makanan yang ada di tanganku ?Ooh.. maaf.. ini..tolong kasihkan ke mas Bayu..? Akupun segera beranjak dari sana tapi begitu sampai di dalam mobil aku lihat mas Bayu setengah berlari menghampiriku ?Vin.. tunggu.. ayomasuk dulu?? Tapi aku tersenyum dan berkata ?Biar saya pergi saja mas.. cuma mampir..? Kataku.

Aku tidak menduga kalau mas Bayu akan membuka pintu mobil dan menarikku. Di depan cewek tadi dia bilang ?Dik kenalkan ini teman kakak..Vin..kenalkan ini adikku satu-satunya yang baru saja mau balik pulang.. tadi ngantar makanan dari mamaku..? Kata mas Bayu panjang lebar di depanku dan membuat aku malu saja di depan adik perempuannya itu.

Setelah itu dia pergi dengan mengendarai motor yang di parkir dalam garasi mas Bayu. Kemudian kami berdua masuk ke dalam, baru saja di ruang tamu aku sudah memeluk tubuhnya dari belakang ?Maaf.. mas.. tadi aku kira..? Mas Bayu membalikan tubuhnya dan dengan cepat dia mencium bibirku, akupun langsung membalasnya dengan penuh kehangatan
Tidak perlu lama bagi kami untuk melanjutkan adegan layaknya dalam cerita sex ini. Aku lumat bibir mas Bayu diapun mulai menggerayangi tubuhku dengan sentuhan lembut tangannya ?OOouuggghh? maaas? aaaagggggghh? eeeeeuuummmppphhh? aaaagggghh? eeeeuuuummmpphhh? aaaaagggghhh? aaaagggghh.. ? Desahku karena begitu menikmati sentuhan mas Bayu.

Sampai akhirnya kamipun sama-sama telanjang bulat, di ruang tamu tersebut. Dan dengan posisi menungging aku menyuruh mas Bayu memasukan kontolnya kedalam lubang memekku, aku yakin diapun pernah melakukan adegan layaknya dalam cerita sex. Karena dengan penuh kelembutan mas Bayu memasukkan kontolnya dan langsung menancap pada memekku yang terasa penuh aku rasa.

Kini perlahan mas Bayu bergerak di belakangku dan akupun mendesah di buatnya ?OOouuugggggghhh?. aaaaagggghhh? ooouugggghh? aaaaaagggggggghhh?.. ooouuugggghh??Rasa nikmat mengalir pada setiap tubuhku dan akupun berklai-kali menggelinjang menahan rasa nikmat di goyang dari belakang. Dan tidak lama kemudian aku terlentang di atas sofanya.

Mas Bayu tersenyum dengan tatapan penuh nafsu, dia kembali menancapkan kontolnya pada memekku ?OOouugghh? aaaagggghh.. yyyaaaaaaaccccchhhhhh? aaaagggghhh.. aaaaggghh?. aaaggggghh?. ?Mas Bayu mengerang bahkan lebih keras dari desahanku, tubuhnya sudah mulai berkeringat bahkan dia memajamkan matanya ketika menekan lama kontolnya dalam memekku.

Aku tahu dia akan segera mencapai puncak kenikmatan karena itu akupun ikut bergerak di bawahnya. Dan benar saja tidak berapa lama kemudian ?Aaaagggghh? aaaaaggghh? aaaggggghhhh? aaaaaaggggghhh.. aaaaggghhh..? MUncrat semuanya dalam memekku dan aku merasakan hangat dalam memekku, bibr mas Bayu langsung menangkap bibirku kembali untuk dia lumat dalam mulutnya.

Sungguh permainan adegan cerita sex yang sangat memuaskan aku, belum pernah aku menikmati hal ini bersama dengan suamiku. Tubuh mas Bayu terkulai lemas tapi masih berada di atas tubuhku, dan aku dekap dengan mesranya bahkan ketika dia berbisik ?I love you?? Aku merasa seakan aku sedang bermimpi saat ini, aku peluk tubuhnya seolah tidak rela untuk aku lepaskan

Tuesday, October 22, 2019

Bersetubuh Dengan Pemandu Karaoke

SahabatQQ - Kali ini aku ingin bercerita tentang pengalamanku mesum di karaoke dengan pemandu yang seksi .

Bersetubuh Dengan Pemandu Karaoke


Pengalaman Pribadi Saya waktu maen di bali, iseng2 cari hiburan agar tidak suntuk, terlintas dalam pikiran saya ingin mesum di Karaoke, biasanya kalau tempat mesum di karokean dibali pasti tuw ada showroom yang memajang cewek cewek bookingan sebagai pemandu lagu,

pendek cerita , kami pergi ketempat karoke mesum tersebut bersama 5 teman cowok dan disana kami membooking 2 cewek pemandu lagu untuk diajak mesum di karaoke cewek2 disana sexy dan genit serta mata duitan tentunya dan kami semua udah pada mulai agak mabok sambil dengerin trance music sambil geleng geleng kepala ga jelas.

Lalu diluar terdengar ada suara hak tinggi lewat keltok keltok bunyinya dan lewatlah 3 orang cewek gelis pisan oiiiiii, rock pendek serta toket keliatan jelas dengan pakaian sedikit transparant dan seksi biasalah di club gitu lho brooo

Kemudian teman saya yudi bisa dibilang orangnya cakep, mempunyai aura memikat yg biasa mendapatkan mangsa ditempat ini mencoba mengundang mereka untuk join minum bareng di room yang kami sewa sebab room ini special kerana dibalconnya kita bisa meliat secara langsung dari atas suasa di club dan pas diatasnya tempat dance floornya para dugemers.

Teman saya satu lagi Surya juga langsung sok kenal sok dekat gitu, nawarin 3 cewek ini minum dan biasa rayuan mautnya semua keluar.

heny, Octa dan winda ini kebetulan lewat mau ke wc dan bt di tempat karaoke temannya 2 ruangan disebelah lelakinya sudah termakan usia alias sudah aki aki!hahahahaha

kebetulan mereka mabok berat, dance nya seductive sekali dan kita masing2 dance dengan salah satu diantara mereka atau kadang2 ber 6 pelukan rame2, wah pokoknya udah asyik banget deh. Si heny yang paling hot diantara mereka, pake t-shit ketat dan rok pendek sexy jadi incaran yudi, Surya dan saya. kita gantian melukin dia dari belakang dan dance sambil nempelin badan,?

yang pasti kemaluan kita kita semua sudah ngaceng oiiii. heny dan teman2nya juga kelihatannya tahu ini mereka sengaja goyang2in pantat mereka waktu kita peluk dari belakang sembari terus ngasi mereka minuman agar lebih terasa makin mabuk makin mantabs kata meraka
Karena merasa sudah ga tahan lagi saya tarik heny untuk mesum di karaoke berdua, dia juga tambah berani. di pojokan karaoke room, di samping tv, agak gelap, saya sosot aja bibir genitnya dan dia juga pasrah dan horny, dia diem aja waktu tangan saya masuk ke t-shirt nya yang ketat,

ternyata dia kagak pake bra. toketnya mungkin 34B, sorry bro saya juga udah agak mabok, yang pasti langsung saya remes2, sampe mendesah2 kagak karuan dan mencoba saya untuk menyuruh isepin dong puting saya,?ahhh udah kagak tahan nih?..waduhhh parah juga nih cewek ternyata, tangannya langsung ngeraba2 buah pelir saya waduhhhh mulai rada2 gimana gitu

Langsung aja saya isep2 puting nya yang udah keras kagak karuan? saya remes2 toketnya buset dah gila bener toket elu keras banget.

Dia bilang.. iya nih saya horny banget, elu sih dari tadi nempel2in baranglu ke pantat saya akhirnya kita berdua makin nekat, dia ngerogoh kontol saya dan dimainin dan saya kagak mau kalah, saya juga masukin tangan saya ke cd nya.

langsung saya kocok2 tuw meki atau memeknya, busyeet udh main basah aja ni cewek bookingan, terus mainin aja sambil megang2 dan kocok2ga sampe 6 menitan, bagian dalam memeknya berkedut2, saya rasa dia keluar, yang ada tangannya yang ada di kontol saya makin cepat dan makin cepat, hampir saya kagak bisa tahan lagi. karena udah kagak tahan juga,

akhirnya heny saya ajak ke wc (yg ada di dalam vip karaoke room ini)?. yang ada di dalam wc, saya buka tshirtnya, kelihatan toketnya yang masih kenceng banget, langsung saya jilat2 dan saya naikin dia ke wastafel sambil saya buka celana saya Udah kagak tahan, tanpa basa basi lagi langsung to the point nyuruh dia ngakang dan memasukan kemaluan saya ke lubang vagina nya yang sudah basah sangat dan telanjang bulat

sabar dong beib pelanin dikit napa ungkap ni gadis cantik yang bugil tersebut, sakit tau sambil terus mendesah2 nafsu gitu setelah saya masukin kontol bertubi2? sementara tangan saya satunya memegang paha mulusnya dab terus mencoba memompa tanpa henti dan terus bergerlirya. tangan saya yang satu lagi meremas2 toketnya yang putih mulus dan bahenol pas telanjang bugil karena pengaruh alkohol,

saya juga agak lama keluarnya dan benar2 menikmati ngentot gila2an ini. saya langsung balikin badannya heny yang tinggi langsing ini dan hajar dari belakang doggy style waduhhh sedaps banget sambil remas2 pantatnya. memeknya heny benar2 enak nih,, basah tetapi peret banget?..
terus kita pindah posisi lagi, saya duduk di atas toilet dan dia masukin kontol saya sambil berdiri dan duduk diatas pangkuan saya, pemandangan ini luar biasa banget indah sekali sambil menjilat putingnya dan akhirnya saya pun croootin pejuh saya didalam memeknya ohhhhhh lega banget rasanya setelah mesum di karaoke ini

Monday, October 14, 2019

Nikamatnya Sex Party

SahabatQQ - Putri baru 20 hari tinggal dengan ibunya di amerika. Gadis ini sangat berat ditinggal oleh ayah tercintanya. Iburnya bekerja di dubes.. Putri adalah anak yang kurang pergaulan , tetapi memiliki wajah yang lumayan serta tubuh yang montok 

3Nikamatnya Sex Party


Ibunya meminta bantuan Tante Melda, seorang Italia untuk membawa Putri ke pesta dansa yang khusus diselenggarakan bagi muda-mudi. Singkat kata Putri dan Tante Melda malam itu pergi ke pesta dansa di wai hamberg street. Saat itu sedang musim dingin.

Setiap tamu sebelum masuk ke pesta dansa diberi kesempatan untuk berias di ruang ganti. Tapi aneh, ketika sampai diruang ganti Tante Melda menyuruh Putri untuk membuka seluruh bajunya dan mengganti dengan pakaian dalam yang menurutnya ganjil. Katanya sih itu merupakan pakaian pesta mirip halloween.

Pakaian yang ditawarkan berupa BH yang hanya berbentuk dua kulit kerang yang diikat dengan sebuah tali dan talinya tidak boleh disimpul mati, begitu kata Tante Melda sehingga kalau dipasang kedua kulit kerang tersebut tepat mengenai puncak?buah dada indah?milik Putri. Lebih-lebih lagi celana dalamnya hanya berupa kain yang dijahit pada tali yang kemudian diikatkan pada pinggang dengan simpul yang mudah dibuka. Tante Melda juga berpakaian sama.

Putri keberatan tetapi kata Tante Melda,

?Kalau kamu mau jadi dewasa ikuti saja apa yang Tante Melda lakukan?.

Seluruh perhiasan ditanggalkan. Akhirnya kedua wanita ini hanya memakai seragam aneh tersebut. Mereka masuk melalui suatu lorong. Di lorong tersebut berdiri dua lelaki tegap di kiri-kanan pintu. Mereka hanya memakai kain penutup tipis berwarna putih di bawah perut.

Kemudian Tante Melda berkata kepada salah satu dari mereka sambil merangkulnya. Tante Melda mencium bibir lelaki itu sambil tangan kanannya meraba-raba sesuatu di balik kain putih tersebut. Lalu lelaki tersebut melepaskan satu demi satu simpul yang menempel pada Tante Melda. Pelukan mereka makin bertambah mesra sampai akhirnya jari lentik tangan kiri Tante Melda meraba belahan pantat lelaki tersebut. Rupanya ini merupakan ticket atau password untuk masuk ke ruangan tersebut.

Kemudian Tante Melda menyuruh hal yang sama ke Putri, Putri terkejut perlahan-lahan ia dekati lelaki kedua. Lelaki tersebut merangkulnya dan menciumnya tepat pada bibirnya. Tapi ia lebih agresif ia langsung membuka semua simpul dan meremas-remas payudara Putri.

Putri gelagapan. Ia bertambah terkejut ketika lelaki tersebut menyingkapkan kain putihnya dan menempelkan sesuatu yang hangat tepat pada vagina Putri. Putri mencoba meronta tetapi lelaki yang semula bersama Tante Melda ikut memegangnya.

Tante Melda berkata pelan kalau tangan kanan kamu tidak meremas dan tangan kiri tidak mengelus seperti yang tante lakukan maka dia akan terus sampai kamu orgasme. Tapi bagaimana bisa dekapan lelaki tersebut sangat erat.

Memang disela dekapan ia juga merasakan kenikmatan dari remasan tersebut. Ia merasa perasaannya melayang setiap penis lelaki itu menyentuh vaginanya dan perasaan itu terus memburu sampai tak disadari ada cairan yang membasahi bulu-bulu halus di sekitar lubang kebahagian itu.

Pelan-pelan tangannya mulai menyentuh penis lelaki tersebut. Dan lelaki tersebut mulai meregangkan pelukannya dan mencium lembut pangkal dada Putri. Setelah jari Putri mengelus belahan pantatnya. Ia baru melepaskan dan tersenyum.

Dengan perasaan berdegub Putri akhirnya masuk juga ke ruangan bersama Tante Melda, Rupanya ruangan tersebut merupakan pesta?kaum bugil. Mari tante kenalkan sama Alex. Putri bertemu dengan seorang pemuda gagah dan tampan entah kenapa hatinya mengijinkan dirinya berdansa dengan lelaki tersebut meskipun mereka tidak mengenakan kain selembarpun.

Alex membelakangi Putri sambil tangannya membelai salah gunung kembar yang indah kepunyaan Putri, sedangkan tangan yang lain memegang pusar Putri. Tak henti-hentinya Alex menciumi leher Putri sambil sekali-kali menghembuskan napas ke telinga Putri.

Sekarang Putri merasa terbiasa dan timbul perasaan aneh pada diri gadis yang baru mekar tersebut. Ia merasa jantungnya berdebar dan keringatnya mulai bersatu dengan irama lembut yang didendangkan. Kedua orang tersebut berbaur dengan sekerumun orang yang melakukan hal yang sama sehingga tidak terasa seringnya bersinggungan di ruangan yang ramai itu
Setelah selesai merekapun mencari minuman, tradisi mereka minum aneh. Seorang pria harus meminum terlebih dahulu dan yang wanita harus meminum dari mulut pria tersebut. Dan disaat si wanita itu minum sang pria harus memeluk pinggang sang wanita sambil mengelus vagina sang wanita dengan penisnya.

Dan jika si wanita berdiam saja dan tidak memasukkan penis si pria ke lubang kebahagiaan milik si wanita, maka walaupun minuman di mulut pria sudah habis ia akan terus membelai sampai si wanita terangsang sampai puncaknya.

Putri tidak tahu, ia mengikuti saja ajakan minum dari pasangan dansanya yang tampan itu. Ketika hal tersebut berlangsung ia kembali gelagapan dan coba meronta, tetapi lelaki lain di sekitar mereka malah membantu Alex dengan memegangi tangan Putri, agar Putri tidak dapat memegang penis Alex. Merekapun turut menciumi Putri sambil penisnya ditempelkan di belahan pantat Putri. Akhirnya permainan semakin panas. Tante Melda sendiri sedang melakukan hal yang sama.

Perasaan Putri semakin kacau, kemudian Alex diberi minum oleh Tante Melda. Dan dengan bantuan Tante Melda, Alex kembali dapat meminumkan Putri melalui mulutnya. Dalam setengah sadar Putri merasa sangat senang dan mengalami kenikmatan yang kedua setelah yang pertama di pintu masuk dan sekarang sudah bisa tersenyum. Ketika Alex mengajaknya duduk di kamar tidur.

Putri hanya tersenyum dan mencium penis Alex dengan bernafsu. Di kamar ini Alex melakukan hal yang sama tetapi lebih lembut. Tangannya meraba wajah Putri dan menelentangkan Putri di tempat tidur, kemudian ia meminumkan kembali Putri tetapi sekarang tidak ada minumannya.

Bibir mereka bertemu. Tangan Alex membelai lembut leher Putri terus turun ke dada dan hinggap di salah satu puncak gunung keindahan. Kembali Alex membelai payudara Putri ini sambil sekali-kali mencium puting dari pucak indah ini,

Putri mulai berkeringat tapi ia merasa nyaman ketika tangan Alex yang satunya lagi membelai sekujur tubuhnya mulai dari pantat, pusar lalu ke?pahanya. Sampai akhirnya perasaan Putri tak tertahankan, degub jantungnya seirama dengan suaranya yang tertahan, ?Ah?, ah?, dan tanpa sadar ia berkata ke Alex.

?Oh, luar biasa.., terus.., oh lagi dong Alex?.

Tanpa disadari dari belahan lubang keindahannya terpancar kembali cairan yang membasahi bulu-bulu vaginanya. Melihat itu darah Alex langsung berdesir ia memasukkan penisnya ke vagina Putri dan mulai melakukan pemompaan. Putri sekarang tidak meronta malah tersenyum dan merasa sangat nikmat walaupun ada sedikit rasa sakit.

Sampai suatu saat Alex merasa sangat bahagia dan penisnya mulai berkontraksi mengeluarkan sesuatu ke lubang vagina Putri. ?Kamu benar-benar hebat?, begitulah kata Alex. Kemudian merekapun tidur dengan selimut musim dingin yang tebal.

Putri tertidur lelap membelakangi Alex, dan Alex terus memeluknya mesra sampai keduanya tertidur. Keesokannya Putri terbangun di sekilingnya sudah tidak ada siapa-siapa kecuali Tante Melda. Ia terkejut ketika menemui tubuhnya tidak mengenakan selembar benangpun, hampir ia berteriak dengan sadar cepat dikenakannya handuk.

Tante Melda berkata pelan, ?Terima kasih kamu mau datang, ini video antara kamu dan dia anggaplah kenang-kenangan dari kami, mari kita pulang?